Press Release : Sat Resnarkoba Polres Barsel amankan 6 Terduga Pengedar, Bersama Barang Bukti 75 Gram Sabu.

0
332
Iklan

BUNTOK Newsbin.Com – Jajaran Kepolisian Sat Resnarkoba Polres Barito Selatan (Barsel), berhasil mengamankan 75 gram narkoba jenis sabu dari 6 orang terduga sebagai pengedar dari tempat berbeda. Newsbin Pada Selasa (05-04-2022).

Hal tersebut disampaikan Kapolres Barsel AKBP Yusfandi Usman, S.I.K., M.I.K. didampingi Wakapolres Kompol Asdini Pratama Putra bersama Kasat Narkoba AKP Bagus Winarmoko saat press release. Bertempat di Makopolres Barsel, Jalan Soekarno-Hatta, Desa Sababilah, Kecamatan Dusun Selatan.

Adapun kelima terduga Bandar tersebut yakni, seorang perempuan berinisial HK warga Buntok dengan barang bukti 12 paket diduga sabu seberat 16,4 gram.

Kemudian 2 orang pria berinisial WS dan MI dengan barang bukti diduga sabu 0,71 gram bersama uang tunai diduga hasil penjualan sebesar Rp 20.900.000.

Berinisial UN dengan barang bukti jenis pil zenith sebanyak 92 butir dengan berat 46,36 gram beserta uang tunai Rp 3 juta rupiah.

Seorang pria warga Desa Kalanis berinisial RN bersama barang bukti 10 paket diduga sabu berat 1,07 gram bersama uang tunai Rp 900 ribu.
Dan seorang pria berinisial SO alias DI bersama barang bukti 2 paket diduga sabu seberat 9,66 gram.

“Selama Maret sampai awal April kita telah mengamankan 6 orang terduga pengedar narkoba jenis sabu salah satu diantaranya seorang perempuan dan barang bukti yang disita seberat 75 gram,” ucap Mantan Kasubbid Provost Polda Kalteng itu.

Ia membeberkan untuk satu orang tersangka perempuan masih belum bisa dihadirkan karena sedang dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh pihaknya bersama puskesmas Sababilah.

Orang nomor satu dijajaran Polres Barsel itu, menegaskan pihaknya terus melakukan pengungkapan terkait dengan penyalahgunaan narkoba ini agar tidak ada ruang bagi Bandar, pengedar maupun pengguna.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka ini dijerat pasall 112 ayat 2 atau pasal 114 ayat 2 UU RI nomor 36/2009 tentang narkotika.

(Herman)

Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini