Saat Ini RDP Komisi II DPRD Dengan DPUPR Kabupaten Barito Selatan Ditunda

0
20
Iklan

Buntok Newsbin.Com – Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi II DPRD Barito Selatan, Kalimantan Tengah dengan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (DPUPR) setempat dilakukan penundaan. Newsbin, pada Selasa, 5 April 2022.

Penundaan tersebut lantaran Kepala DPUPR Barito Selatan, DR Ita Minarni tidak menghadiri undangan RDP tersebut, sehingga RDP dijadwalkan ulang kembali.

“RDP akan dijadwalkan ulang kembali, karena yang hadir hanya Sekretaris dan kepala bidangnya saja,” Kata Ensilawatika Wijaya, Ketua Komisi II DPRD Barito Selatan.

Dia mengatakan, “Kalau Sekretaris, dan Kepala Bidangnya tidak bisa mengambil keputusan, sebab yang memberikan keputusan dalam rapat dengar pendapat ini adalah Kepala Dinasnya,” Ujarnya.

Ensilawatika Wijaya juga menambahkan, Pihaknya baru melaksanakan pemilihan Alat Kelengkapan Dewan (AKD), dan ada beberapa orang anggota komisi II masih baru, sehingga perlu perkenalan dengan kepala DPUPR Barsel.

Karena Kepala DPUPR tidak hadir, maka berdasarkan usulan dari sejumlah Anggota Dewan kepada Pimpinan dalam rapat yang dilaksanakan pada hari ini meminta ditunda, dan dijadwalkan ulang kembali.

“Kita mengharapkan dalam RDP yang dijadwalkan ulang nantinya bisa dihadiri kepala DPUPR, dan bukan diwakili Sekretaris atau kabidnya. Sebab dalam RDP itu dibahas terkait dengan progres-progres, dan tahapan pelelangan, serta mengenai Dana Alokasi Khusus (DAK) 2022 maupun progres DAK 2023 mendatang,” Harap Ensilawatika Wijaya.

“Dalam RDP ini kita juga ingin mengetahui sejaumana progres-progresnya, dan kebijakan-kebijakan apa yang sudah maupun yang akan dilaksanakan DPUPR terkait hal ini,” Jelasnya.

Ditegaskannya, kalau RDP ini tidak dihadiri kepala DPUPR, tentunya tidak bisa mengambil keputusan terkait sejumlah kebijakan-kebijakan yang akan dilakukan.

“Untuk itu, RDP antara Komisi II dengan DPUPR Barito Selatan dijadwal ulang kembali,” Ungkap Politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Barito Selatan.

Herman S.

Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini