Sekitar 300 Warga LDII Mantewe Sholat ‘Id Di Halaman Masjid

0
259
Iklan

Tanah Bumbu Newsbin.Com – Setelah diberlakukannya aturan bolehnya melaksanakan Sholat Hari di umum oleh pemerintah di masa pandemi Covid-19, Pimpinan Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia (PC LDII) Kecamatan Mantewe melaksanakan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1443 Hijriyah di Halaman Masjid. NewsBIN pada Senin 02/05/2022.

Sekitar 300 Jama’ah yang terdiri dari bapak-bapak, ibu-ibu dan remaja masjid tampak berbondong-bondong menuju dan mengikuti Sholat ‘Id di halaman Masjid Baitul Falah, Jalan Transmigrasi, RT 07/II, Desa Bulurejo, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan yang jatuh pada Senin 02/05/2022.

Bertindak sebagai Imam dalam Sholat Idul Fitri, Ustadz Seno Hadi, sedangkan Khotbah dibawakan oleh Ketua PC LDII Kecamatan Mantewe, Ustadz Adil Kurniawan.

Sebagaimana disampaikan Adil, bahwasanya pelaksanaan Sholat Idul Fitri tersebut diikuti sekitar 300 warga dan simpatisan LDII di wilayah pimpinannya.

Lebih luas diterangkan Adil, dari sekitar 300 jama’ah yang telah bersama-sama melaksanakan Lebaran merupakan warga dan simpatisan dari 2 (dua) Pimpinan Anak Cabang (PAC) yakni PAC LDII Desa Bulurejo (Blok B2) dan Desa Dukuh Rejo (Blok C2).

Sementara warga dan simpatisan dari 2 PAC LDII dimaksud terdiri dari 4 (empat) Désa, masing-masing adalah Desa Bulurejo, Sido Mulyo, Dukuh Rejo dan Desa Rejo Sari.

Dalam kesempatannya, Adil mengungkapkan rasa syukur terhadap Allah SWT sehingga pada tahun ini, walau masih dalam masa pandemi Covid-19 namun pemerintah sudah memberikan kelonggaran untuk melaksanakan secara umum. Sehingga pelaksanaanya selain meriah juga ada kepuasan tersendiri, karena dapat saling bertatap muka dan bersalam-salaman secara langsung antar sesama umat Islam lainnya.

“Alhamdulillah tahun ini bisa melaksanakan Sholat Idul Fitri secara berjamaah di lapangan sebagaimana pada masa-masa sebelum Covid-19”, ujar Pria asal Kalimantan barat yang sudah menjadi warga Bulurejo ini, ketika ditemui media usai sholat.

“Mudahan pandemi segera selesai sehingga aktifitas masyarakat lebih bebas, sehat dan aman termasuk dalam hal beribadah pun bisa lancar,” tambahnya.

Sementara itu, melalui cuplikan teks Ketua DPW LDII yang dibacakan oleh Ketua PC LDII Mantewe, Adil Kurniawan menerangkan, kewajiban ibadah puasa beserta zakat fitrah bukan hanya berdimensi vertikal sebagai penghambaan pada Allah, namun juga berdimensi horizontal yakni hubungan dengan sesama manusia.

Kedua ibadah ini mampu menguatkan persaudaraan di masyarakat. Kita ikut merasakan kepedihan kaum fakir miskin akibat tidak bisa makan dan minum sehingga tumbuh kesadaran sosial untuk saling membantu, terlebih di masa pandemi Covid-19 sejak dua setengah tahun yang lalu hampir seluruh dunia merasakan dampaknya bukan hanya soal kesehatan, melainkan juga melemahnya ekonomi.

Termasuk meningkatnya angka kemiskinan serta munculnya berbagai dampak sosial lainnya

Ibadah puasa juga mengajarkan kita menahan nafsu. Ibarat sekolah karakter, Ramadhan mengajarkan kepada kita untuk menjadi jiwa-jiwa yang luhur dan tidak mudah menyakiti orang lain, yakni dengan mempuasakan seluruh anggota tubuh, pikiran dan hati kita: mata dipuasakan dari pandangan yang tercela yang bisa melalaikan dari dzikir kepada Allah subhanahu wata’ala; lidah dipuasakan dari berbicara yang tidak bermanfaat, bohong, menggunjing, mengumpat, berkata buruk, dan menebar permusuhan serta menzalimi orang lain; tangan dipuasakan dari berlaku zalim pada orang lain, mengambil hak orang lain, dan tindakan yang merugikan orang lain, begitu juga dengan anggota tubuh lainnya.

Red Newsbin

Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini