Satuan Reskrim Polres Sukabumi Kota Amankan Dua Pelaku (Pasutri).Warga Kampung Koleberes Kota Sukabumi Jawa Barat.

0
228
Iklan

Sukabumi Newsbin.Com – Kedua nya di amankan dengan sangkaan melakukan penistaan agama karena sang suami berinisial Der(25) Sengaja menginjak -injak Al Quran atas perintah istrinya berinisial SR(24). Newsbin Pada Jum’at (06-05-2022).

Kedua nya kami tangkap pada hari kamis(5/5/2022) di kecamatan warung kiara kabupaten sukabumi,Saat pasutri sedang berwisata ,ke pelahuhanratu ,”kata kapolres sukabumi AKBP SY Zainal Abidin di sukabumi ,Kamis (5/05/2022).

Informasi yang di himpun dari pihak kepolisian ,kasus penistaan agama dengan cara menginjak Al Quran tersebut terjadi pada 2020.

Aksi DER saat menginjak Al Quran itu di rekam langsung oleh istrinya SR.

Aksi nirmoral pasutri yang menikah secara siri tersebut kemudian di ungah ke akun media sosial tersangka oleh sang istri pada hari Rabu(4/5).

Yang merupakan. Agama di anut pasutri itu,tetapi bentuk sumpah suami agar tidak kembali membuat kesal istrinya.

Aksi tersebut di rekam oleh tersangka SR untuk di jadikan ancaman kepada DER jika kembali membuat kesal DER, Puncainya. pasutri ini kembali bertengkar saat sedang berwisata ke pantau palabuanratu dan dengan sengaja sang istri mengunggah , video suaminya yang sedang menginjak kitab suci Al Quran umat islam. Ke akun media sosial Facebook.

Pasutri ini pun tidak menyangka akibat video tersebut menjadi viral dan mendapatkan respon dari berbagai pihak, di tambah saat menginjak Al Quran, Tersangka DER mengeluarkan kata-kata hasutan dan umpatan .

Karena viral ,kemudian menghapus video itu beserta akun media sosialnya.

Polres sukabumi kota yang mendapatkan informasi adanya kasus penistaan agama ini langsung mengambil langkah cepat mengantisipasi terjadinya aksinya dengan menciduk kedua tersangka di wilayah kecamatan warungkiara .

Video sebenarnya sudah di rekam tersangka pada 2020 dan sengaja di simpan untuk senjata istrinya jika sang suami kembali melakukan tindakan yang membuat kesal istrinya , video itupun di gunakan SR untuk mengancam DER ,dan akan di unggah ke media sosial ternyata di buktikan oleh SR
Yang ternyata unggahan tersebut berbuntut panjang,” tambahnya.

Zainal mengatakan keduanya di jerat dengan pasal berlapis yakni undang -undang impormasi. Dan teransaksi Elextronik , nomor 19tahun 2016 tentang perubahan UU nomor 11.tahun 2008 dengan ancaman kurungan penjara enam tahun dan pasal 156.a KUHP tentang penistaan agama yang ancaman hukumannya selama 5Tahun penjara.

Burhan

Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini