Ormas Badak Banten BB Desak Pemerintah Tutup Dan Cabut izin Operasi Tambang Pasir PT Adnis

0
51
Iklan

Lebak Newsbin.Com – Koordinator Wilayah Ormas Badak Banten (BB) Wilayah Lebak Selatan mendesak pemerintah untuk menutup dan mencabut izin operasional tambang pasir kwarsa milik PT Adnis. Newsbin Pada Senin (20-06-2022).

Melalui prees release yang di terima wartawan, Asep Pahrudin, Koordinator Wilayah Badak Banten (BB) Wilayah Lebak Selatan, mengatakan bahwa PT Adnis telah berkali-kali melakukan pelanggaran dalam aktifitas penambangannya. Senin, 20 Juni 2022.

Salah satunya adalah secara sengaja dan berulang-ulah membuang limbah cucian pasir ke warga ke sungai Cimandiri, sehingga mengakibatkan air sungai keruh pekat mengandung lumpur.

Menurut Asep, PT Adnis sudah beroperasi lebih dari 5 tahun lanjut Asep, dalam setiap kegiatan pencuciannya selalu menyebabkan pencemaran sungai dan tidak pernah ada perbaikan.

“Kami mendesak agar Dinas Lingkungan Hidup mencabut Izin Lingkungan yang telah dikeluarkan” Ucap Asep

Selain itu Asep juga mendesak agar pemerintah, mencabut izin operasi PT Adnis. “PT Adnis ini bandel, jadi sudah selayaknya Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten mencabut izin operasi” Tegas Asep.

Sebelumnya diberitakan kondisi air sungai Cimandiri yang terletak di Desa Situregen Kecamatan Panggarangan Kabupatem Lebak – Banten keruh pekat mengandung material lumpur.

Berdasar informasi yang diperoleh wartawan dari masyarakat sekitar, air sungai yang keruh pekat mengandung material lumpur tersebut diduga berasal dari limbah tambang pasir milik PT. Adnis yang terletak di bagian hulu sungai Cimandiri.

Kondisi air sungai yang keruh pekat mengandung material lumpur tersebut telah menyebabkan perubahan ekosistem sungai.

Menurut warga, Sebelum ada tambang pasir tersebut, kondisi sungai jernih dan tidak dangkal. Banyak ikan yang hidup di sungai tersebut.

Selain itu, akibat pendangkalan sungai dapat mengakibatkan meluapnya aliran air ketika debit air tinggi. Hal ini berpotensi terjadinya banjir ke lahan pertanian dan rumah warga sekitar bantaran sungai Cimandiri.

Red Newsbin

Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini