Uncu Wenda Resmi Laporkan Dugaan Korupsi Dinas Di Pemkab Lamteng Ke KPK RI

0
72
Iklan

Jakarta Newsbin.Com – Ketua Non Goverment Organization Jaringan Pemberantasan Korupsi (NGO-JPK) Koordinator Daerah (Korda) Lampung Tengah (Lamteng) Uncu Wenda akhirnya resmi mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK-RI) di Gedung Merah Putih Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan. Newsbin, Pada Jum’at, (19-08-2022).

Uncu Wenda mengatakan, bahwa tujuannya menyambagi Kantor Lembaga Anti Rasuah bersama tim, guna menyerahkan data dan bukti dugaan korupsi di Pemerintah Kabupaten Lamteng. 

“Hari ini, Kamis (18/08), kita dari NGO JPK Korda Lamteng, bersama Tokoh aktivis resmi memberikan bukti, data dan laporan ke KPK. Terkait indikasi dugaan korupsi di salah satu Dinas di Pemkab Lamteng. Ini juga sebagai kado, yang kita berikan untuk Pemkab Lamteng di HUT RI ke 77 tahun 2022,” ujar Uncu Wenda didampingi Aktivis Lamteng, Alfian saat di konfirmasi usai keluar dari Gedung KPK.

Menurutnya, dari hasil laporan yang telah disampaikan ke perwakilan KPK RI, pihaknya bersama tim diterima dengan baik.

“Allhamdulilah laporan sudah diterima, dan mendapat support dari penyidik KPK. Itulah sebabnya kita ke KPK, guna mendesak pihak lembaga anti rasuah ini, untuk menindaklanjuti dan memproses laporan kami. Karena KPK adalah benteng terakhir sebagai lembaga pemberantasan Korupsi di negeri ini,” jelasnya.

Uncu Wenda mengungkapkan, bahwa dibalik ketenangan Kabupaten Lampung Tengah yang dilihat bagus dari luar, namun keadaanya buruk didalamnya.

Sebagai putri daerah asli yang lahir di Gunung Sugih. Uncu Wenda menyebut kondisi Lampung Tengah sangat memperihatinkan.

Bahkan, Ia melihat apa yang terjadi di Kabupaten Lamteng, dalam beberapa tahun terakhir sangat miris. Dimana dengan luas dan besarnya PAD Kabupaten, namun tidak di iringi dengan taraf ekonomi, dan kehidupan masyarakat yang lebih baik.

“Mau dibawa kemana Kabupaten Lamteng ini, jika praktek korupsi masih tetap berjalan dan menjadi bahan bancakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Saya miris dan merasa sebagai tamu di rumah kita sendiri, dan kami melakukan ini atas dasar dan temuan yang bisa kami pertanggung jawabkan dihadapan hukum, bukan tanpa alasan. Apabila anda bukan bagian dari penyelesaian, berarti anda bagian dari masalah. Salam Anti korupsi,” tegas Uncu.

Sementara itu, menurut aktivis Lamteng Alfian, sebelum pihaknya bersama NGO JPK menyambangi Gedung Merah Putih, pihaknya telah terlebih dahulu berkoordinasi dengan tim, dan beberapa pihak terkait.

Menurutnya, sebagai pengawas dan kontrol sosial masyarakat, pihaknya ingin apa yang menjadi tupoksi dapat berjalan dengan baik. Agar upaya mewujudkan birokrasi yang bersih, transparan dapat terwujud. Dan bermanfaat untuk kepentingan masyarakat khususnya di Kabupaten Lamteng.

“Kita berharap laporan kita segera di tindak lanjuti oleh KPK. Agar Kabupaten yang berjuluk Beguwai Jejamo Wawai itu dapat berjalan dengan baik, bersih, dan transparan. Sehingga semua lapisan masyarakat dapat benar-benar merasakan pelayanan yang diberikan pemerintah bukan hanya sekedar janji,” ungkap Alfian.

(ASW)-Team Newsbin

Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini