Diduga Anak Kelas 5 SDN Di Kecamatan Bayah Jadi Korban Kekerasan Oleh Salah Satu Oknum Guru Di Sekolah Nya

0
278
Iklan

Lebak Newsbin.Com – Diduga Beberapa anak kelas 5 SDN 3 Bayah, kecamatan Bayah,Kabupaten Lebak, jadi korban kekerasan oleh salah satu oknum Guru sekolahnya. Newsbin, Pada Minggu 25/09/2022.

Salah satu orang tua siswa Ade Abdul Rojak mengatakan, bahwa awalnya tidak percaya, adanya dugaan kekerasan seorang guru terhadap anaknya yang bersekolah di SDN 3 di Bayah.

” Sebelumnya saya juga diberitahukan dari salah seorang orang tua murid yang sekelas dengan anak saya,” ungkap Ade kepada awak media

Lanjut Ade, menceritakan guru tersebut di duga telah melakukan kekerasan terhadap anaknya dengan menggunakan pensil ke bagian wajahnya

” Benar ada bekas goresan di bagian wajah anaknya, dan itu juga terjadi pada yang lainnya,” terangnya

Namun rasa penasaran Ade juga kaget saat anaknya suruh membuka baju, ada memar di bagian tubuhnya yakni di tangan kanan dan kirinya.

” Disini saya merasa kecewa terhadap guru yang seharusnya mendidik atau mengajarkan anak dengan baik, malah melakukan di luar batas seperti ini, ” ucap Ade

Diketahui Ade, setelah mendengar rame, guru tersebut langsung melakukan minta maaf dengan mendatangi ke salah satu orang tua dari anak yang di duga mendapatkan kekerasan itu.

” Namun kepada saya, guru tersebut tidak mengaku bahwa ia tidak melakukan seperti itu, malah bilang, sama tetangga saja langsung begitu,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Ade juga sudah membawa anaknya ke Puskesmas Bayah, untuk dilakukan pemeriksaan soal luka memarnya itu.

” Alhamdulillah Tim medis Puskesmas Bayah, sudah melakukan pemeriksaan dan mereka juga sudah mengambil dokumen foto anak saya,” ujarnya

Ade juga meminta ketegasan kepada pihak terkait, soal tindakan yang dilakukan oknum guru di SD Bayah, diduga itu tidak wajar dan sudah melebih batas kewajaran seorang guru kepada anak muridnya, Pungkasnya.

Kepala sekolah SDN 3 Bayah saat di konfirmasi awak media newsbin online.com melalui pesan WhatsApp, tidak Membalas. Walaupun pesan WhatsApp sudah terkirim dan sudah ceklis dua.

Hingga berita ini di terbitkan kepala sekolah SDN ,tidak membalas dan memberikan komentar nya.

SHANDY

Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini