Kajati Kalimantan Tengah Sampaikan, ”Pencegahan Tindak Pidana Korupsi Adalah Merupakan Progres Utama

0
12
Iklan

Buntok Newsbin.Com – Pathor Rahman, SH. MH., Kepala Kejaksaan Tinggi atau Kajati Kalimantan Tengah menyebutkan bahwa Pencegahan Tindak Pidana Korupsi merupakan Progress Utama. Hal tersebut disampaikan Kajati Kalteng saat Kunjungan Kerja serta Ramah Tamah bersama Pj Bupati Barsel, Ketua DPRD Barsel HM Farid Yusran serta semua Kepala SOPD. Newsbin, pada Selasa, 25/10/2022.

Ia menyampaikan karena baru menjabat sebagai Kajati Kalteng selama 2 bulan, maka dilakukan kunjungan kerja untuk melihat lebih dekat kondisi riil Kejaksaan Negeri Barito Selatan serta sarana prasarananya, “Progres Utama kita mengedepankan Kebijakan Pimpinan dari Pusat dalam hal Pencegahan Tindak Pidana Korupsi di wilayah Kalimantan Tengah,” Kata Pathor Rahman.

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Barsel terutama kepada Ibu Pj Bupati. Karena ini sebagai penunjang untuk menambah Kinerja Kejaksaan Negeri Barsel, “Alhamdulilah Pemkab Barsel telah memberikan hibah untuk rehab total Kantor Kejari Barito Selatan,” Ucapnya.

Selain itu, fungsi Kejaksaan akan selalu berkoordinasi dengan Pemerintah terkait Perdata, dan Tata Usaha Negara. Kejaksaan juga harus peka, dan hadir membantu pendampingan terkait kebijakan menekan Inflasi Daerah.

Contohnya kebijakan menggunakan Dana Desa untuk menekan inflasi bisa digunakan dengan kebijakan tapi perlu diingat harus melalui Padat Karya untuk mengurangi resiko di kemudian hari, “Meski kebijakan bertujuan baik, namun bisa menimbulkan Ppermasalahan Hukum. Untuk itu saya Perintahkan Kajari untuk memberikan Pendampingan Hukum agar Pemkab bisa menjalankan kebijakan khususnya terkait Inflasi Daerah,” Tandasnya.

Sementara Pj Bupati Barsel, Lisda Arryana mengucapkan selamat datang kepada Kajati Kalteng beserta rombongan. Dihadapan Kajati Kalteng Pj Bupati membeberkan bahwa Program Unggulan yang telah, dan sedang berlangsung yaitu Pembangunan Infrastruktur untuk membuka Keterisolasian Daerah.

Serta mendukung, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut dikarenakan keterbatasan anggaran serta diperparah dengan kondisi pandemi Covid-19, “Meski demikian masih ada beberapa program dan kegiatan pembangunan yang kami rencanakan masih belum terlaksana dengan optimal,” Pungkasnya.

Herman S.

Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini