Komisi I DPRD Lamsel Selatan Segera Memanggil Diskominfo Lampung Selatan

0
38
Iklan

Lampung Selatan Newsbin.Com – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan secepatnya akan memanggil pihak Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Lamsel. Newsbin, Pada Rabu, (26-10-2022).

Pemanggilan tersebut, tidak lain untuk mengklarifikasi terkait informasi adanya beberapa media yang masuk dalam Rancangan Kerja Anggaran (RKA) 2022 namun tidak melakukan kerjasama (MoU). Namun, ada media yang tidak ada di RKA bisa bekerjasama.

“Nanti kita akan cek kembali, Nanti kita panggil Diskominfo Lamsel, dan terkait dengan anggaran-anggaran untuk media akan kita pertanyakan kembali,” tegas Ketua Komisi I DPRD Lamsel Bambang Irawan kepada gerbangkrakatau.id, usai rapat paripurna di gedung DPRD setempat,Newsbin Pada Kamis 14 Afril 2022.

“Secepatnya kita akan panggil dinas terkait,” tegas Bambang Irawan kepada media usai rapat paripurna di gedung DPRD Lamsel.

Dia mengatakan, pihaknya akan mengkroscek anggaran yang dikelola Dinas Komunikasi dan Informatika, dan apalagi berkaitan dengan dana media.

“Ya nanti akan kita cek kembali. Yang jelas kita kalau bisa mengupayakan anggaran tersebut sesuai dengan apa yang telah kita bahas,” jelasnya.

Dia berharap, dewan perwakilan pada dasarnya sangat mendukung media massa, dan dimana baik buruknya pembangunan tergantung dari sudut pandang peran media massa.

“Karena media massa kerjasama bentuk dari pada pilar demokrasi di Lampung Selatan. Harapan kita, kalau memang anggaran kita bertambah, keuangan daerah kita sehat, dan kenapa tidak anggaran-anggaran media massa kita tambah,” harapannya.

Diberitakan sebelumnya, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lampung Selatan terkesan tidak profesional dalam melakukan kerjasama (MoU) publikasi dengan awak media.

Betapa tidak, dua media online yang sudah mengajukan berkas jadi korban pemangkasan alias tidak masuk dalam kerjasama (MoU). Sementara kedua media online tersebut masuk dalam Rancangan Kerja Anggaran (RKA) tahun 2022 Diskominfo Lampung Selatan (Lamsel).

Anehnya, ada beberapa media online yang tidak masuk di RKA TA 2022, justru bisa melakukan kerjasama, bahkan sudah tanda tangan MoU di Diskominfo Lamsel, serta bulan ini sudah cair. Kedua media itu yakni media online Rumahberita dan Fajarberita.

Menurut Bambang, pemilik media Fajarberita.com yang berdomisili di Lamsel ini, dirinya pernah menemui Kepala Diskominfo Lamsel, M. Sefri Masdian diruang kerja. Dimana kata Danu sapaan akrabnya, bahwa pihak Diskominfo beralasan tidak mengetahui media tersebut punya siapa dan siapa yang pegang (Biro).

“Aneh tapi nyata, jika tidak tau siapa wartawannya, dalam surat pengajuan kan jelas ada. Bahkan, jika tidak ada tinggal dibuka link medianya dan disitu tertera ada box redaksi dan alamatnya,” ujarnya kepada gerbangkrakatau.id, Senin (11/4/2022).

Dia mengatakan, pada tanggal 26 Desember 2021, pihaknya menemui Kadis Kominfo Lamsel, dimana pada waktu pak Kadis mengaku sudah menanyakan dan mencari tahu soal pemilik atau wartawan (Kepala Biro) media yang dikelola nya, namun tidak ada yang tau.

“Kita tidak tahu soalnya siapa pemilik kedua media tersebut, sudah kita tanya ke teman-teman media tapi tidak tau juga, sehingga dananya sudah dikembalikan ke Kas daerah. Sebab banyak juga yang kita urusin bukan hanya media saja mas,” jelasnya seraya menirukan ucapan Kadis Kominfo Lamsel.

Danu menambahkan pihaknya akan menerima jika tidak bekerjasama (MoU), dan namun yang kami sesalkan kenapa media yang tidak ada di RKA 2022 bisa masuk kerjasama. Bahkan banyak media yang bekerjasama tapi tidak ada perwakilan (wartawan / Kepala Biro) yang tinggal di Lampung Selatan, melainkan dari luar daerah.

“Merasa aneh aja, yang jelas – jelas punya kami masuk dalam RKA 2022 tidak masuk, tapi yang tidak ada di RKA bisa masuk dan kerjasama, bahkan sudah cair, ini ada apa?,” imbuhnya seraya bertanya-tanya.

Hal senada dikatakan Agus Saini selaku Kepala Biro Media Rumahberita.co.id. Menurut Agus, pihaknya pernah menanyakan kepada Kadis Kominfo pada 14 Desember 2021 lalu, dimana beliau bilang tidak mengetahui ada atau tidaknya.

Namun, pak Kadis menyarankan untuk menemui staff yang membidanginya. Ketika ditemui di kantor staf yang di maksud sedang tidak di kantor.

“Saya coba hubungi Kadis, jawabannya tidak tau, dan disuruh nemui stafnya. Ketika saya temui staf yang mengurus berkas, jawabnya tidak tahu, karena kewenangan ada di Kepala Dinas,” cetusnya seraya mencetuskan mereka saling lempar.

Julio

Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini