Desa Tegal Rejo Terima Penghargaan Proklim Level Utama

0
47
Iklan

Kotabaru Newsbin.Com – Desa Tegalrejo Kecamatan Kelumpang Hilir Kabupaten Kotabaru meraih penghargaan berupa trophy dan piagam Program Kampung Iklim (Proklim) Utama tahun 2022 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia. Newsbin, Pada Kamis, (03-11-2022).

Penghargaan ini diterima oleh Direktur bumdes Tegalrejo Tri Widodo beberapa hari yang lalu dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Siti Nurbaya Bakar dalam acara puncak kegiatan Festival Iklim Tahun 2022 di Gedung Manggala Wanabakti Kementerian Lingkungan Hidup, dan Kehutanan RI. Turut serta dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotabaru H. Maulidiansyah.

Direktur Bumdes Tegalrejo Tri Widodo mengatakan penghargaan Proklim ini merupakan penghargaan yang pertama kali didapatkan oleh desa Tegalrejo. Mudah-mudahan desa-desa yang lain dikabupaten Kotabaru ini bisa mendapatkan penghargaan Proklim juga.

“Desa Tegalrejo usianya sekarang 40 tahun baru sekarang mendapatkan penghargaan Proklim dan itupun di masa kepemimpinan H. Sayed Jafar”, jelas Tri Widodo.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kotabaru H. Sayed Jafar Alaydrus, SH mengatakan dengan adanya penghargaan yang didapatkan dari Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan RI, tentu ini merupakan prestasi yang sangat luar biasa.

“Untuk dikabupaten Kotabaru ini sebenarnya ada dua desa yang kita tunjuk yaitu desa Sarang Tiung dan Desa Tegalrejo”, ujarnya

“Alhamdulillah semuanya dapat penghargaan, tapi ada istilah tingkatan dan desa Tegalrejo ini mendapatkan penghargaan Proklim diatas (Level Utama). “Kami harapkan kedepan bahwa dari 198 desa yang ada dikabupaten Kotabaru bisa melihat prestasi yang didapatkan oleh Desa Tegalrejo, sehingga kedepannya desa-desa yang lain bisa belajar dengan desa Tegalrejo”, lanjut Bupati ucapkan.

“Motivasi yang kami berikan sebenarnya hanya menjalin komunikasi dengan baik dan selalu koordinasi, tentu juga ada syarat-syarat yang harus dipatuhi, dan syarat-syarat itulah yang harus di pahami dan dilaksanakan oleh desa Tegalrejo sehingga mendapatkan penghargaan Proklim Level Utama dari Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan RI” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kotabaru H. Maulidiansyah menagatakan kami bersyukur Desa Tegalrejo Kecamatan Kelumpang Hilir bisa memperoleh penghargaan tropy Proklim Kategori Utama. Sebenarnya kami sudah banyak membina desa, tetapi baru Desa Tegalrejo yang mampu masuk Proklim Utama nasional kategori tropy.

Ditambahkannya lagi, dengan diterimanya tropy Proklim oleh Desa Tegalrejo maka secara otomatis juga mendapatkan insentif dari KLHK RI. Oleh karena itu, ke depan pihaknya akan berupaya melahirkan desa-desa Proklim kategori tropy seperti Desa Sarang Tiung, Desa Semayap, Desa Dirgahayu, Desa Gunung Ulin dan desa-desa lainnya yang ada di Kabupaten Kotabaru.

Diterangkannya pula, inilah yang menjadi semangatnya paling tidak semua desa masuk desa Proklim dengan berbagai kriteria. Harapannya hal itu berdampak kepada persoalan yang selama ini dihadapi masyarakat seperti banjir, krisis air bersih, kebakaran hutan hingga krisis pangan dan masalah persampahan.

Jadi desa Proklim ini sudah desa-desa yang mampu beradaptasi terhadap perubahan iklim seperti panasan global serta mampu mengatasi dampak lingkungan yg terjadi.

“Harapannya kalau semua desa masuk desa Proklim semua kategori, paling tidak persoalan-persoalan lingkungan bisa terkurangi. Masyarakat sadar dan siap bila situasi alam berubah tidak menentu, baik dari segi kesehatan, dan ketahanan pangannya. Karena itu masuk salah satu penilaian desa itu masuk desa Proklim,” harapnya.

Untuk bisa masuk desa Proklim kategori Lestari tidak sulit, semua itu tergantung dari komitmen Kepala Desa dan masyarakat. “Saya kira kalau kepala desa dan perangkat desa mempunyai komitmen yang kuat, saya kira 2 tahun bisa. Oleh karena itu mulai tahun 2022, Desa Tegalrejo akan melakukan pembinaan Proklim kepada desa-desa sekitarnya,” tegasnya.

Kalau ingin naik ke Lestari, maka Desa Tegalrejo Kecamatan Kelumpang Hilir harus bisa membina desa Proklim dan desa tersebut bisa mengikuti tingkat pratama. Proklim bisa mengusulkan sendiri dengan data-data pendukung.

“Kami menghimbau agar desa-desa yang belum membentuk dan melaksanakan Proklim untuk segera membentuk dan segera memememuhi kriteri-kriteria sebuah kampung iklim, tentunya dengan dukungan dan pembinaan kita bersama,” tutup Maulidiansyah.

Red Newsbin

Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini