Akibat Ambruk, Guru TPQ Di Rampa Berharap Segera Mendapatkan Bantuan

0
36
Iklan

Kotabaru Newsbin.Com – Ambruknya sebuah bangunan pada Minggu (20/11) yang merupakan tempat tinggal sekaligus diperuntukkan sebagai tempat kegiatan belajar mengajar mengakibatkan guru dan murid Taman Pendidikan Qur’an (TPQ) Nur Jannah libur total. Newsbin, pada Kamis, (24/11/2022).

Bangunan rumah huni dengan bahan kayu berbentuk panggung di atas laut diketahui milik H. Bambang yang juga selaku guru TPQ yang ia kelola di Desa Rampa RT 13/III, Kecamatan Pulaulaut Utara, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.

Di hadapan media saat ditemui di bagian rumah yang tidak ikut ambruk pada Rabu (23/11), Guru Bambang mengatakan ia berharap segera mendapatkan bantuan dari pemerintah, mengingat bangunan tersebut digunakan untuk kegiatan belajar mengajar, baik untuk orang tua maupun anak-anak.

Yang dalam hal itu berarti bahwa bangunan yang ambruk sangat bermanfaat bagi warga sekitar terutama dalam hal membina umat.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Guru Bambang, bahwa kegiatan di bangunan dimaksud meliputi : setelah sholat duhur hingga ashar kegiatan pengajian ibu-ibu, setelah sholat ashar hingga sebelum maghrib, pengajian anak-anak / TPQ, dan pada malam setelah sholat isya pengajian bapak-bapak.

Lain daripada itu, dijelaskan salah seorang aparat Desa Rampa yang enggan menyebutkan namanya, dan bahwasanya hingga dilakukan konfirmasi pada Rabu (23/11) siang di kantor desa, pihaknya belum melakukan pergerakan apapun, termasuk belum adanya melakukan peninjauan terhadap bangunan yang runtuh akibat angin kencang beberapa hari lalu.

Salah satu belum adanya pergerakan dari pemerintah desa dikarenakan belum ada laporan dari pihak korban. Oleh karena itu diharapkan pihak korban segera melaporkan sehingga pemerintah desa bisa segera melakukan peninjauan, dan dapat detahui apa-apa yang bisa dibantu.

“Kalau bisa lapor dulu, kemudian desa meninjau, nanti apa yang bisa kita bantu”, ujarnya mewakili kepala desa yang sedang di luar kota.

“Mudah-mudahan segera bisa kami tindak lanjuti. Kalau desa gak bisa bantu jua maka akan disambungkan ke dinas terkait”, tutupnya. (rzq)

RED NEWSBIN

Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini