Senkom Kalsel Nobar Wayang Orang : Kapolri Sebagai Prabu Puntadewa

0
88
Iklan

Banjarmasin Newsbin.Com – Polresta Banjarmasin menggelar nonton bareng (nobar) penggelaran wayang orang berjudul ‘Pandowo boyong” melalui live streaming pada Minggu (15/01) malam di Aula Rupatama Endra Dharma Laksana Mapolresta dalam rangka memperingati Hari Angkatan Laut. Newsbin, Pada Senin, (16/1/2023).

Nobar dihadiri jajaran Polda Kalsel dan Polresta Banjarmasin, Forkopimda ormas dan tokoh masyarakat. Hadir pula Ketua SENKOM Mitra Polri Kalimantan Selatan, Untung Priyono, ST melalui Waka Sukaji beserta 6 anggota lainnya ikut menyaksikan wayang orang yang diperankan oleh petinggi-petinggi aparat pengaman negara.

Menurut Ketua Senkom Kalsel melalui Waka, Sukaji, penggelaran wayang orab yang berlangsung di Taman Ismail Marzuki Jakarta berjudul “Pandowo Boyong” ini mengandung arti / kesimpulan yang dapat dijadikan suri tauladan untuk diterapkan kepada anggotanya.

“Disitu ada nilai kesolidan dalam bersinergi antara TNI dengan Polri yang bisa kami ambil hikmahnya agar Senkom bisa bersinergi, selain antar anggota juga dengan TNI, Polri dan pemerintah”, ujar Sukaji saat ditemui media di Mako Senkom Kalsel.

Selanjutnya Sukaji menghimbau kepada seluruh anggota agar bisa mengambil serta merealisasikan sabagai contoh. Dimana dalam penpilan Wayang Orang yang diperagakan oleh petinggi aparat pengaman negara itu memberikan tauladan bijak serta adilnya seorang pimpinan terhadap anggota dan taat serta patuhnya anggota terhadap seorang pimpinan.

Masih menurut Sukaji, dalam memaknai alur pagelaran wayang orang berjudul Pandawa Boyong merupakan cerita tentang perjuangan Pandawa yang merupakan lambang kehidupan.

Secara tidak langsung peragaan itu adalah sebuah ajakan teehadap masyarakat untuk lebih memahami, menghayati, dan mengamalkan semangat serta nilai-nilai Pancasila yang diwakili oleh masing-masing sosok tokoh wayang yang di kenal bijaksana.

Berikut pemeran dalam pegelaran wayang orang dimaksud, yakni:

  1. Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono sebagai Bima Sena.
  2. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit sebagai Prabu Puntadewa
  3. Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman sebagai Batara Guru.
  4. Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali sebagai Batara Baruna.
  5. Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., CSFA, sebagai Eyang Abiyasa.

Lain dari itu, Pagelaran Wayang Orang sendiri merupakan salah satu upaya pelestarian budaya nusantara. (rzq)

Red Newsbin

Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini