Pemkab Bersama Perusahaan Bahas Perpanjangan Ranway Bandara GSA Kotabaru

0
53
Iklan

Kotabaru Newsbin.Com – Bupati Kotabaru H.Sayed Jafar didampingi Sekretaris Daerah dan Asisten I melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) di Operation Room Serda, tentang Program TJSLP/CSR pada Senin (03/04) terkait transportasi udara. Newsbin pada Senin (03/04/2023).

Dalam Rakor, Bupati menghimbau kepada seluruh perusahaan agar dapat berperan aktif dalam membantu rencana pembukaan rute baru dari Kotabaru – Surabaya dan Kotabaru – Balikpapan serta rencana penambahan relokasi perpanjangan runway bandara Gusti Syamsir Alam (GSA) sekitar 200 meter ke arah laut, dengan catatan didukung oleh Perusahaan atau Badan Usaha yang ada.

Sedangkan tujuan dan maksud diadakannya perpanjangan runway agar dapat mempermudah masyarakat Kotabaru untuk menggunakan transportasi udara.

Kepala Bandara GSA, Chairul Humam mengatakan untuk perpanjangan runway itu akan memanfaatkan lahan yang sudah ada yaitu ke arah laut. Untuk anggarannya dari APBN 2024 menggunakan dana SBSN sudah ditampung usulan dan sudah diberikan janji akan dilaksanakan karena mengingat pemerintah daerah ditahun ini sudah sangat serius mengeluarkan anggaran sebesar 50 Milyar untuk pembebasan lahan sebagai pengembangan bandara.

“Kita memanfaatkan lahan yang kita sudah punya sekarang yang ke arah laut, untuk anggarannya dari APBN 2024 menggunakan dana SBSN”, terang Humam.

Masih Humam, terkait dengan itu karena sudah ada MOU di tahun 2019 bahwa pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus bisa sama-sama bersinergi.

“jadi di tahun ini pemerintah daerah menggelontorkan dana anggaran 50 Milyar untuk pembebasan lahan, APBN di 2024 akan dibantu untuk menyiapkan anggaran sebesar 50,6 Milyar untuk perpanjangan dan pelapisan landas pacu,” imbuhnya.

Terkait dengan penumpang, lanjutnya lagi, memang pihaknya sebagai penyelenggara bandar udara Gusti Syamsir Alam selalu didukung oleh pemerintah daerah dalam hal ini Bupati beserta jajaran khususnya dinas perhubungan.

Dari sisi maskapai, yang beroperasi saat ini adalah Wings Air, mereka mengharapkan stabilnya dulu jumlah penumpang, baru mereka mau menurunkan harga tiket ataupun jika ada harapan untuk merubah kembali rute penerbangan seperti di 2019, ini menjadi PR bersama karena jumlah sekarang tidak stabil, terkadang turun naik.

“Kerena penggunanya adalah masyarakat umum, pemerintah daerah beserta forkopimda ataupun ASN serta perusahaan, meminta bantuan dari perusahaan yang ada di Kabupaten Kotabaru untuk ikut bekerjasama menggunakan mode transportasi udara sehingga dengan penumpangnya banyak seperti di 2019 dan harapan kita harga tiket akan stabil bisa kita jangkau sesuai dengan kondisi sekarang”, tutupnya.

Dalam hal ini Sekretaris Daerah H. Said Akhmad menyimpulkan dengan harapan dapat menormalkan penerbangan menjadi salah satu solusi untuk menurunkan harga tiket.

“Pemerintah daerah dan DPRD berapa kebutuhan kita tiap hari itu nanti pendekatan kepada maskapai, untuk rute baru nanti kita berkonsultasi dengan pihak maskapai bagaimana teknisnya” jelasnya dengan singkat.

RZQ

Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini