Disperindagkop UKM Barsel Dapatkan Penghargaan Dalam Hal Inovasi RPIK

0
14
Iklan

Buntok Newsbin.Com – Disperindagkop UKM Barsel mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Pemkab Barsel), melalui Inovasi Rencana Pembangunan Industri Kabupaten (RPIK), Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Kabupaten Barito Selatan. Dalam hal ini akan semakin meningkatkan pengembangan kawasan Industri di Kabupaten setempat. Newsbin, pada Jum’at, 12/01/2024.

“RPIK ini sendiri merupakan acuan kita dalam pengembangan kawasan indutri yang efisien dan efektif serta mempermudah untuk mengelola sumber daya alam. Sehingga melalui RPIK ini juga menjadi wadah serta dasar dalam pengembangan kawasan industri Kabupaten,” Ungkap Swita Minarsih, Kepala Disperindagkop UKM Barsel.

RPIK ini juga kata Swita, merupakan tindaklanjut dari rencana pengembangan industri Nasional. Dan Kabupaten Barito Selatan menjadi satu-satunya Kabupaten di Provinsi Kalteng yang saat ini telah selesai dengan Peraturan Daerah (Perda) RPIK.

“Meski telah selesai dengan Perda RPIK, untuk pelaksanaannya kita tetap mengikuti tahapan yang telah ditentukan secara Nasional,” Tambah dia.

Ada 4 tahapan yang harus dilaksanakan selama 20 tahun dan untuk tahapan pertama dalam kurun 5 tahun, Disperindagkop UKM Barsel akan fokus pada peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan pemanfataan sumber daya alam (SDA) serta pengembangan kapastitas pelaku UMKM itu sendiri.

Lanjut Swita, pada tahap pertama ini Disperindagkop UKM Barsel akan lebih berfokus pada peningkatkan SDM, dan hal ini sudah dilaksanakan mulai sejak dari tahun 2023 lalu melalui berbagai macam pelatihan serta pemberian bantuan sarana prasarana bagi pelaku ukm yang ada di Barsel.

“Pemberian pantuan ini sendiri mereka dapatkan selain dari pemerintah daerah, juga dari pihak ketiga untuk semakin meningkatkan pengembangan dan pembinaan SDM pelaku UMKM,” Jelas Swita.

Dikatakan Swita juga, sebagai salah satu langkah strategis untuk semakin mendorong peningkatan standarisasi UKM dalam mewujudkan UMKM Mandiri dan Unggul, pihaknya juga telah membuka Pelayanan Wirausaha Tangguh kompetitif, dan Mandiri (Watakam), peningkatan kemitraan dalam pemasaran serta pembinaan dengan pihak ketiga.

“Melalui pelayanan watakam ini kita berfokus agar pelaku UMKM memenuhi standarisasi UKM, seperti melengkapi izin usaha, sertifikasi halal serta kemasannya, sehingga pelaku UMKM di Barsel bisa naik kelas,” Imbuhnya.

Disamping itu juga Swita mengatakan pihaknya juga membantu pemasaran produk dengan menjalin kemitraan, yang pada akhirnya banyak produk UKM daerah setempat sudah berhasil memasuki retail modern maupun tempat oleh-oleh. “Salah satunya Madu Asli Barsel yang saat ini diminati oleh PT Sidomuncul yang selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui perjanjian Kerjasama,” ungkap Swita dengan bangga.

Berdasarkan Perda RPIK untuk sentra-sentra industri telah ditetapkan di 6 Kecamatan wilayah Kabupaten Barsel, dan untuk kawasan Industri berada pada Kecamatan Dusun Selatan atau lebih tepatnya di Desa Pararapak.

Herman S.

Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini