Saat Aksi Damai Tolak Keras RUU Penyiaran, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Sampaikan Ini :

0
128
Iklan

Sukabumi Newsbin.Com – Ratusan Wartawan/Jurnalis Geruduk Kantor DPRD Kabupaten Sukabumi dalam Aksi Damai Tolak Keras RUU Penyiaran. Newsbin, pada Selasa, 28/05/2024.

Dua belas Organisasi Profesi Wartawan/Jurnalis sebagai perwakilan Wartawan/Jurnalis seluruh Indonesia menyuarakan Aspirasi nya di depan Gedung DPRD Kabupaten.

Orasi disampaikan oleh beberapa Perwakilan dua belas Organisasi Profesi Wartawan/Jurnalis menyuarakan Aspirasi Penolakan terhadap RUU Penyiaran yang di anggap tidak sesuai dengan ketentuan atau bisa dianggap mengintimidasi Wartawan/Jurnalis seluruh Indonesia.

Dalam hal ini terjadi dengan dasar : Pertama, Pasal 50 B ayat 2 huruf c. Pasal ini mengatur ihwal pelarangan media menayangkan konten atau siaran eksklusif Wartawan/Jurnalistik investigasi. Padahal, Karya Wartawan/Jurnalistik investigasi merupakan Karya Tertinggi seorang Wartawan/Jurnalistik.

Kedua, Pasal 50 B ayat 2 huruf k, Penayangan Isi Siaran dan Konten Siaran yang mengandung berita bohong, fitnah, penghinaan, dan pencemaran nama baik. Pasal ini menimbulkan berbagai penafsiran, terutama menyangkut penghinaan, dan pencemaran nama baik. Kami memandang Pasal yang multitafsir dan membingungkan ini menjadi alat kekuasaan untuk membungkam sertamengkriminalisasi Wartawan/Jurnalistik.

Ketiga, Pasal 8 A huruf q, dan Pasal 42 ayat 2 yang menyebutkan penyelesaian sengketa terkait dengan kegiatan Wartawan/Jurnalistik Penyiaran dilakukan oleh KPIsesuai dengan ketentuan PeraturanPerundang-undangan. Pasal ini harus dikaji ulang karena bersinggungan dengan UU No 40 Tahun 1999 tentangKemerdekaan Pers yang mengamanatkan Penyelesaian Sengketa Wartawan/Jurnalistik dilakukan oleh Dewan Pers.

Kedua belas Organisasi Profesi Wartawan/Jurnalis Menyampaikan Pernyataan Sikap sebagai berikut : 1. Menolak, dan meminta agar sejumlah Pasal dalam draf revisi RUU Penyiaran yangberpotensi mengancam Kemerdekaan Pers dicabut, 2. Meminta DPR R Imengkaji kembali dampak dari draf revisi RUU Penyiaran denganmelibatkan semua Pihak, termasuk Organisasi Profesi Wartawan/Jurnalis, serta Publik secara terbuka.

3. Meminta kepada semua Pihak untuk tidak membahas lagi revisi RUU Penyiaran agartidak menjadi alat untuk Membungkam Kemerdekaan Pers serta kreativitas individu di berbagai platform, 4. Mendesak Unsur Forkopimda Kabupaten Sukabumi, Khususnya DPRD Kabupaten Sukabumi berkirim Surat kepada DPR RI terkait Penolakan RUU Penyiaran.

Dalam kesempatan tersebut, meski semua sebagai Perwakilan Wartawan/Jurnalis menunggu, namun dengan penungguan tersebut tidak sia-sia, ternyata apa yang diharapkan semua Wartawan/Jurnalis saat ini serupa dengan apa yang dinyatakan oleh Yudha Sukmagara, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi.

“Dalam hal ini, saya sebagai Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi setuju dengan harapan semuanya untuk menolak Revisi Undang Undang Penyiaran yang di anggap tidak sesuai dengan bunyi Undang Undang No. 40 Tahun 1999,” Jelasnya.

“Namun patut di pahami, kami disini hanya bisa menampung segala Aspirasi Wartawan, Jurnalis akan tetapi tidak bisa menyimpulkan hasil nya, namun tetap saja untuk hal ini pasti saya akan ikut serta berjuang untuk upayakan semuanya agar sesuai dengan harapan semuanya Wartawan, Jurnalis saat ini,” Pungkasnya.

Red Newsbin.

Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini