Bandara H. Gusti Syamsir Alam Tetap Ceria Dalam Kondisi Covid 19

Kotabaru Newsbin.Com – Dengan semangat yang luar biasa, dikembangkan pihak Bandara Gusti H. Syamsir Alam Ferdinan selaku Pimpinan Bandar Udara Gt. H. Syamsir Alam. Newsbin, pada um’at, 22/05/2020.

Pegawai Bandar Udara Gt. H. Syamsir Alam ini ada 99 Orang Karyawan yang selalu melayani Penerbangan baik Umum maupun Khusus, dimana dalam menjalankan tugas sebagai Garda terdepan dalam melayani Penerbangan baik Umum atau khusus dimasa Pandemi Virus Corona ( Covid 19 ).

Minta pada Pemerintah agar seluruh Pegawai Bandar Udara Gt. H. Syamsir Alam mendapatkan Rapites pada Instasi terkait dalam hal ini dari Dinas Kesehatan tujuannya tak lain agar Covid 19 ini bisa diantisipasi bersama.

“Diketahui bersama Karyawan atau Pegawai yang bertugas di Bandar Udara Gt. H. Syamsir Alam merupakan Garda terdepan dalam melayani semua, kalau di Dinas Kesehatan adalah Garda terdepan dalam melayani Kesehatan,” Ujar Ferdinan kepada Newsbin disaat ditemui diruang Kerjanya.

Disinggung terkait Rapid Test oleh Newbin, Ferdinan mengatakan, “Ada 3 (tiga) Poin bisa melewati Proses Keluar dari Bandara, yang pertama Rapid Test, Kedua Kroscheck terkait penerbangan, yang Ketiga yaitu Program Bandara Gt. H. Syamsir Alam untuk saat ini, dimana Bandara Allhamdulillah masuk Nominasi WBK yaitu Wilayah Bebas Korupsi.”

Jadi kembali terkait pertanyaan Rapid Test oleh Newsbin, sesuai Surat Edaran Gugus Tugas tersebut maupun Stamina. “Surat Edaran Menteri (Kami) baik yang sesuai dari Kesehatan, dan yang berlaku, juga terkait Oprasional yang berlaku khususnya Pihak Bandara Gt. H. Syamsir Alam, itu sudah diatur dalam yang namanya SOP, jadi segala Peraturan yang berlaku baik dalam Internal maupun Eksternal apakah itu Gugus Tugas, Kesehatan dan yang berkaitan itu sudah diaduk dalam sebuah ‘Dukumen’, jadi Dukumen itu akan menjadi Acuan para Stikholder,” Ujar Ferdinan pada Newsbin.

“Jadi Stikholder itu seperti Karantiana, Air Line yang ada di Bandara, dan Stikholder lainnya yang beroperasi di Bandara, menjadi panduan dalam menjalankan Tupoksi masing-masing melayani Penumpang dalam masa Pademi Covid-19, sehingga para Stikholder itu tidak lagi melihat. Oh, terkait aturan ini tidak bingung jadi SOP itu adalah acuan utama dalam menjalankan tugas masing-masing.” Ungkapnya.

Dari hari pertama ini terjadi, dan terakhir surat Edaran Menjenhub pihak Bandara Up Date juga, jadi kawan-kawan ini adalah Amandement ke 5 sesuai keamanan, dan peraturan.

“Jadi terkait hal ini Ferdinan selaku Pimpinan beserta jajaran mempunyai Tugas, Amanah yang mana sejak tanggal 6 Mei, sebelumnya Bandara tidak terpengaruh adanya Vandemik Covid 19, khususnya Bandara yang dikelola Pemerintah, tidak ada pengurangan jadi tetap melayani seperti biasa, akan tetapi pelayanan yang dibentuk adalah melayani Pemeliharaan, seperti Peralatan, fasilitas lainnya, melakukan latihan-latihan, sesuai Tupoksi kawan-kawan, seperti contoh Pisent Scurity, itu dilatih terusbagaiman melakukan pemeriksaan, dan yang lainnya disitu ada yang namanya pelatihan Penanggulangan Darurat.” ujar Ferdinan.

Selain daripada itu juga ada latihan yang sifatnya Fisik jadi dimana Latihan Fisik tadi adalah untuk menjaga terindikasi terjangkit Covid-19 di areal kerja di Bandara Gt. H. Syamsir Alam.

Run Kaperwil Kal-Sel.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat