Beranda Asia Indonesia BANJIR REAKSI RESPON BERTUBI DARI BERBAGAI TOKOH, AKTIVIS & MASYARAKAT SUKABUMI...

BANJIR REAKSI RESPON BERTUBI DARI BERBAGAI TOKOH, AKTIVIS & MASYARAKAT SUKABUMI (2) Writter by : Fahdi Aprianto

178
2

Sukabumi Newsbin.Com – “Hanya dalam satu lontaran sekali pun kecil, atas kehendakNya, walau hanya dengan satu figur pemrakarsa yaitu H Abah Anom, gelegar kebersamaan dan kesatuan tekad, semoga mampu menggoncang jagad Sukabumi dan Dunia”, pada Senin, 22/07/2019.

Berikut gelegak magma (bagian ke-2) pada kedalaman Rasa, ketangguhan Raga, dan tercerahnya Ruh pada samudera kesatuan kosmik dari para yang berjiwa-jiwa heroik di bawah ini.

“Sangat bagus sekali, apalagi sangat bermanfaat untuk membukan legenda jaman perjuangan yang ada di Wilayah Kab. Sukabumi, semoga semua nya bermanfaat untuk seluruh Masyarakat Indonesia, khususnya Daerah Sukabumi”

(KH. M. Saeful Kamaludin, Pimpinan Ponpes Al’Mubayyidliyyah, dan Rois Syuriah MWC NU/Nahdatul Ulama Cikakak)

“Film Menjelang Senja Di Bojongkokosan.
Adalah stimulus bagi generasi milenial
agar melek terhadap sejarahnya sendiri,
khususnya kaum milenial kabupaten sukabumi. JAS MERAH Jangan sekali kali meninggalkan sejarah, seperti yang di gaungkan oleh founding father kita.

Film dokumenter ini mengajak kita selaku pewaris peradaban bangsa untuk mengetahui peristiwa perang konvoi
atau pertempuran bojongkokosan.

Film dokumenter ini berkisah mengenai pertempuran Bojongkokosan atau perang konvoi. Di mana pada saat itu, tentara Inggris, Gurkha dan Nica yang berusaha memasuki Sukabumi dan perang konvoi ini adalah cikal bakal dari Bandung Lautan Api”.

(Damar Rizki, aktivis Sukabumi)

“Saya sangat mendukung dengan ada film ter sebut, karna bisa menambah wawasan
terutama kepada anak-anak di jaman sekarang.
Terus karyakan film-film seperti ini, saya sangat mendukung sekali, karena banyak sejarah di negara kita yang belum banyak diketahui”

(Ifank Ripandi, penggiat co2 Pelabuhan Ratu)

“Palagan atau Bojongkokosan adalah tempat yg bersejarah, di mana itu ada tempat perlawanan kepada penjajah perlu divisualkan terus menerus, mengingatkan kepada generasi masa sekarang bahwa pada jaman dulu ada perlawanan kepada kaum penjajah, hal ini harus ada apresiasi pelestarian.

Bagi saya Palagan atau Bojongkokosan adalah tempat sakral dan perlu diangkat, dan dibumingkan. Saya sebagai putra Sukabumi sangat mendukung sekali kepada PT. Fans. Salam Mata Sosial. BRAVO SUKABUMI.

(Hen Hen Mulyadi, aktivis Sukabumi)

Allhamdulillah, film dokumenter Menjelang Senja di Bojong Kokosan ini semoga menjadi pembuka wawasan bagi para generasi muda penerus bangsa, selanjutnya bisa menjadi inspirasi untuk senantiasa menggali potensi yg dimiliki dengan mencurahkan segala kemampuan untuk kemajuan bangsa. Film ini diharapkan juga sebagai sarana pendidikan betapa perjuangan mencapai kemerdekaan RI tidaklah mudah, butuh keikhlasan dan pengorbanan yang tak sedikit.
Semoga nilai-nilai kejuangan para pejuang dan pahlawan bangsa tertanam kuat dalam hati sanubari generasi selanjutnya.
Untuk senantiasa mempertahankan kemerdekaan serta mengisinya dengan pembangunan berkelanjutan dengan mengerahkan segala potensi yg dimiliki secara mandiri.
Terakhir, selamat kepada para insan perfilman, semoga sukses, dan turut bangga karena ada peran serta dari kiprah putra daerah dalam pembuatan film ini.

(YantiBudiningsih, Camat Cikakak)

Secara pribadi saya sangat setuju dan mendukung, apalagi era sekarang yang sangat fantastic generasi muda hampir tak mengenal sejarah dan perjuangan Bojongkokosan, bagaimana sejarah Cibadak dan perkebunan karet Cikidang dan heroiknya warga sekitar parungkuda-cibadak melawan penjajah.

Kl bisa cerita itu mempunyai korelasi terhadap pabrik” Belanda di cibadak dan perkebunan, juga perlawanan rakyat di kalapa nunggal..

JASMERAH

Semoga keberadaan pabrik-pabrik di sekitar bojongkokosan tidak merubah dan menghancurkan ekosistem yang menjadi saksi sejarah dan kearifan lokalnya.

ATENG HAMDANI (Aktivis Sukabumi)

Adalah suatu kearifan lokal yang diangkat ke layar lebar .. sungguh saya sangat apresiasi yang membanggakan.. semoga film gerbang dari barat bisa mewakili suara hati dari masyarakat pesisir.. terima kasih buat abah anom yang telah melibatkan warga seputar lokasi.. telah memberi kesempatan bagi mereka ikut berperan didalamnya.. dan ternyata menumbuhkan kecintaan buat satria pemeran salim hingga mendapat appresiasi dari general manager Indonesia power.. dengan uploadan di youtube… tentang peduli kebersihan… ini tidak terlepas dari binaan abah dan crew dalam menempa satria.. sehingga mendapat penghargaan tertinggi tersebut..
Terimakasih KH. Abah Anom & Crew

Perlunya konsumsi masyarakat tentang betapa penting nya sejarah demi mewujudkan perjuangan kemerdekaan indonesia.. menjelang senja di bojongkokosan selama ini luput dari cerita perjuangan dengan diangkatnya perjuangan bojongkokosan ke layar lebar.. betapa berharganya sejarah.. di sukabumi.. selaku warga sukabumi saya merasa bangga dengan film ini.. bahwa leluhur kamipun ikut berjuang untuk merebut kemerdekaan. Semoga para pejuang yang gugur dibojongkokosan mendapat tempat shahid disisi allah.. dan merdekaaaaa

Semoga masyarakat sukabumi semakin bangga dengan sejarah perjuangannya dan pendampingan MATA SOSIAL sangat menunjang terlaksananya manjelang senja.. terimakasih mata sosial terus wartakan sejarah yang terlupakan…

Ade Rabig (Aktivis Sukabumi)

Mantappp ini film membangkitkan semangat perjuangan bagi masyrakat Kab. Sukabumi…
Palagan Bojong Kokosan merupakan sejarah perjuangan masyarakat kab. Sukabumi dan perlu dilestarikan, dijaga, serta selalu diingat akan masa itu
sebagai semangat patriotis dan nasionalisme.

Mantra Sugrito (Aktivis Sukabumi)

Support by: Mata Sosial

Fahdi Aprianto, Padepokan KH. Abah Anom, Red Newsbin.

2 KOMENTAR

  1. Semoga nilai-nilai kejuangan para pejuang dan pahlawan bangsa tertanam kuat dalam hati sanubari generasi selanjutnya.
    Untuk senantiasa mempertahankan kemerdekaan serta mengisinya dengan pembangunan berkelanjutan dengan mengerahkan segala potensi yang dimiliki secara mandiri.
    Terakhir, selamat kepada para insan perfilman, semoga sukses, dan turut bangga karena ada peran serta dari kiprah putra daerah dalam pembuatan film ini.
    Terus karyakan film-film seperti ini, saya sangat mendukung sekali, karena banyak sejarah di negara kita yang belum banyak diketahui.

  2. Dukung,,, dukung mari kita dukung,,,,!!!!!! kasih,AFRESIASI,yang lebih semangat bagi putra daerah yg betul betul peduli terhadap tanah air kelahiranya,Dengan semangat juang 45 biarpun kita ga ikut serta dalam perang membela negara ,bangsa dan agama tapi semangatnya sama dengan para pahlawan yg gugur di peperangan di Medan pertempuran,dengan cara menjaga, memelihara,dan mengabadikannya sebagai sejarah bangsa negara kita, pertempuran di Bojong kokoson “PALAGAN” Merupakan saksi sejarah yang sangat dahsyat ,di dalamnya di dapat beberapa elemen persatuan, dan kesatuan di antaranya TKR,laskar hisbulloh,pemuda,rakyat dan masyarakat bersatu dgn di selimuti keberanian yg tinggi dan tingkatan keyakinan yg hebat kepada Alloh swt,dan hanya dgn alat tempur seadanya tapi kemenangan dan kemerdekaan ada di tangan para pahlawan,”ALLOHU AKHBAR,,,,,,!!!!
    “Sosok putra daerah yang patut kita apresiasi dan tokoh yg patut kita hormati beliau adalah KH, ABAH ANOM bangga dgn kepedulian dan pengorbananya,menghabiskan waktu energi,tenaga dan harta,hanya untuk mengangkat sejarah yang tertimbun waktu sehingga hampir punah masyarakat ga mengenal sejarah perang Bojong kokoson”PALAGAN” Mari kita dukung dan kenal kan pada anak cucu kita bahwa ini bukti sejarah Indonesia yang mendunia,,Merdekaa,,,,ALLOHU AKHBAR,
    NKRI HARGA MATI’

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here