Beranda Asia Indonesia BTN Punya Direkasi Baru, Kejagung Naikkan Status

BTN Punya Direkasi Baru, Kejagung Naikkan Status

47
0

Jakarta Newsbin.Com – Bank Tabungan Negara (BTN) melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada hari Rabu (27/11) kemarin. Pahala N. Mansyuri ditetapkan menjadi Direktur Utama BTN dengan Chandra Hamzah sebagai Komisaris Utama. Newsbin, pada Kamis, 5 Desember 2019.

Pemerhati politik, dan kebijakan publik, Fajar Arif Budiman, mengapresiasi kebijakan pemerintah yang menempatkan Pahala sebagai nakhoda BTN. Pahala tercatat pernah menjadi direktur di beberapa BUMN di antaranya Bank Mandiri, dan Garuda Indonesia.

Seiring dengan pengumuman RUPSLB, Kejaksaan Agung menyampaikan informasi bahwa saat ini pihaknya sudah menaikkan status menjadi penyidikan untuk perkara tindak pidana korupsi di tubuh Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk. yaitu jual beli piutang (cessie) kredit macet PT. Batam Island Marina (BIM) dengan total kerugian Negara diduga mencapai 300 milyar rupiah. Naiknya status perkara tersebut ke tingkat penyidikan berpotensi besar turut menyeret para direksi, dan petinggi di masa terjadinya perkara.

Fajar menambahkan bahwa Menteri BUMN Erick Tohir diyakini akan mampu menciptakan BUMN yang tidak hanya sehat tetapi juga bersih. Kasus hukum dan dugaan tipikor yang melanda BTN sudah terantisipisasi dengan menempatkan mantan Wakil Ketua KPK sebagai komisaris utama.

“Menteri Erick Tohir sudah mengantisipasi masalah dugaan tipikor di dalam tubuh BTN, oleh karena itu Pak Candra Hamzah ditempatkan di sana. Menurut saya itu merupakan sebuah langkah strategis yang brilliant.” ujar Fajar.

Fajar juga menyampaikan dalam semangat revolusi mental melalui SDM unggul yang menjadi jargon Presiden Jokowi telah dirasakan dalam pengambilan keputusan terkait jajaran direktur dan komisaris di BUMN.

“Hal baik ini harus terus berlanjut. Terkait dengan BTN, Pak Menteri juga harus bersiap untuk mengambil tindakan tegas jika ternyata ada direksi lama yang terkait dengan kasus yang sedang disidik Kejagung”. Pungkas Fajar.

Red Newsbin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here