Beranda Asia Indonesia Bupati Gumas, Serta Forkopimda Tinjau Komplek Pergudangan Bulog, Dan Pasar Kurun

Bupati Gumas, Serta Forkopimda Tinjau Komplek Pergudangan Bulog, Dan Pasar Kurun

27
0

Kuala Kurun Newsbin.Com – Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong didamping Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia LP Umbing, mendatangi komplek Bulog Kuala Kurun. Turut dalam kunjungan Forkopimda Kabupaten, Kajari Anthony, Pabung Kodim 1016/Plk Mayor Inf Wiyanto, Kasat Intelkam Polres AKP Tri Prasetyo, dan Kepala Perangkat Daerah terkait. Rombongan Bupati mengecek ketersediaan beras di komplek pergudangan Bulog Kurun, dan cek sembako di pasar tradisional Kuala Kurun. Kegiatan berlangsung pagi hari. Newsbin, pada Kamis, 26/03/2020.

Jaya S. Monong menyampaikan, “Pemerintah Kabupaten Gunung Mas telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 500 juta, yang akan digunakan dalam upaya penanggulangan dan pencegahan penyebaran virus korona atau covid-19 di daerah ini. Dana tersebut berasal dari anggaran belanja tidak terduga APBD Kabupaten Gumas tahun 2020. Anggaran tersebut bisa saja bertambah, sembari melihat perkembangan dan ketersediaan anggaran yang bisa direvisi sesuai petunjuk Gubernur.”

Bupati Gumas yang akrab dengan panggilan Jaya melanjutkan bahwa penggunaan dana itu untuk penyemprotan disinfektan massal secara menyeluruh di jalan-jalan umum, tempat pelayanan, hingga kecamatan dan Desa, yang dilakukan oleh gugus tugas dengan melibatkan semua pihak. Lalu membangun posko sterilisasi di tiga titik perbatasan wilayah Kabupaten Gumas. ”Tiga titik posko sterilisasi itu berada di Desa Pematang Limau, Kecamatan Sepang, lalu di Desa Takaras, Kecamatan Manuhing, dan Persimpangan Kuala Kurun-Sei Hanyo. Di posko ini juga disiapkan penyemprotan disinfektan, alat pemindaian suhu tubuh, dan hand sanitizer,” Tuturnya.

Selain itu, kata dia, Pemkab Gumas juga akan membangun ruang isolasi untuk mengantisipasi apabila ada pasien dalam pengawasan (PDP) virus korona di daerah ini. Ruang isolasi digunakan sebelum nantinya dirujuk ke rumah sakit rujukan di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya.
”Tadi kami sudah melakukan pengecekan gedung yang akan dijadikan ruang isolasi, dan secepatnya akan difungsikan. Sejauh ini, untuk Kabupaten Gumas masih dalam zona hijau penyebaran virus corona, dimana ada tiga orang dalam pengawasan (ODP),” Ujarnya.

Dalam pencegahan penyebaran virus corona di daerah ini, sudah dilakukan rapat koordinasi pada 16 Maret lalu, dengan tindaklanjut berupa surat edaran yang mengimbau kepada masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dan bersih, selalu jaga jarak, serta jangan berkumpul.
”Intinya, kami ingin dalam pencegahan penyebaran virus corona di daerah ini harus dilakukan oleh semua pihak dengan bekerjasama untuk menanganinya,” Tegas Jaya.

Di tengah pandemi virus corona, tambah Jaya, untuk ketersediaan beras di Gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) Kuala Kurun masih aman untuk lima bulan kedepan. Sama halnya dengan sembilan bahan pokok (sembako) di pasaran. ”Bagaimanapun juga, kami ingin ketersediaan pangan harus tersedia, dan tidak menimbulkan kepanikan masyarakat. Kami juga telah membuat surat edaran terkait distribusi sembako, agar tidak ada yang pedagang yang melakukan upaya penimbunan,” Terangnya.

Sementara itu Kepala Gudang Bulog Kuala Kurun Koko Budi Harjo mengatakan, “Dengan jumlah beras yang ada ini sangat cukup di atas lima bulan, kalau kita nyetok banyak-banyak juga bisa rusak. Kalau diperlukan sewaktu-waktu bisa kita tambah berasnya. Kepada masyarakat yang mau membeli dipersilahkan langsung ke gudang Bulog.”

Eman Supriyadi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here