DALAM AMANAT PRESIDEN, “PEMERINTAH HARUS BISA MEMBUAT KEBIJAKAN PENGUATAN EKONOMI”

0
47
https://newsbin-online.com/wp-content/uploads/2020/06/Bhayangkara-ke-74.jpg

Sukabumi Newsbin.Com – Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami mengikuti Rapat Paripurna DPRD dalam rangka mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia pada Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2020 melalui Siaran Media Televisi. Acara dilaksanakan di Gedung DPRD Kab. Sukabumi- Palabuhanratu. Newsbin, pada Jum’at, 14/08/2020.

Rapat Paripurna DPRD ini merupakan rangkaian acara peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-75 Kemerdekaan RI tahun 2020 untuk mengingatkan jasa-jasa dan pengorbanan para pahlawan untuk memerdekakan negeri indonesia dari penjajah.

Hasil perjuangan dan pengorbanan para pahlawan perlu dijaga dan di-isi melalui kebangkitan bersama untuk mewujudkan semangat bangsa, persatuan, dan kesatuan. Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara memimpin rapat paripurna, dirinya mengatakan HUT ke-75 Kemerdekaan RI pada tahun ini tentunya berbeda dikarenakan Pandemi COVID-19. “Untuk itu kita semua perlu berjuang untuk melaksanakan secara konsisten protokol kesehatan yang telah ditetapkan agar kita semua selamat dan terhindar dari COVID-19,” Jelasnya.

Lebih lanjut Yudha Sukmagara menerangkan tema peringatan hari ulang tahun ke 75 Kemerdekaan RI tahun 2020 yaitu “Indonesia Maju”. “Bagi segenap jajaran peerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Sukabumi, marilah kita mensyukuri nikmat kemerdekaan yang telah kita peroleh dan kita dukung dengan Gerakan Nasional Indonesia Maju dan Gerakan Bangga Buatan Indonesia”.

Usai mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia, Bupati Sukabumi menyampaikan bahwa ditengah pandemi, pemerintah harus bisa mengambil kebijakan untuk menguatkan sektor ekonomi.

H. Marwan Hamami menegaskan masyarakat bisa mengadakan kegiatan memeriahkan HUT RI termasuk upacara di Kecamatan dengan menerapkan protokol kesehatan dan pembatasan untuk menghindari kerumunan. “Untuk tingkat Kabupaten, Upacara akan dilaksanakan di lapang setda dan tiap instansi hanya mengirimkan 10 orang perwakilan, dibatasi untuk menghindari kerumunan” Pungkasnya.

Red Newsbin.

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here