Beranda Politik Advertorial Diduga Oknum Pangkalan Gas Subsidi 3 Kg Masih Di Permainkan Harga Tanpa...

Diduga Oknum Pangkalan Gas Subsidi 3 Kg Masih Di Permainkan Harga Tanpa Dasar Yang Jelas

196
0

Lampung Tengah Newsbin.Com – Pogram pemerintah dengan mengeluarkan gas 3kg besubsidi ternyata memang masih disalah gunakan oleh oknum-oknum Pangkalan yang tidak bertanggung jawab, dengan meraup keuntungan yang sangat besar. Newsbin, pada Jum’at, 6 Desember 2019.

Seperti yang terjadi di daerah Kelurahan Sendang Asih, Kecamatan Sendang Agung, Kabupaten Lampung Tengah, dengan menjual tabung gas bersubsidi 3kg datas harga yang telah ditenntukan oleh Pemerintah, seharusnya Pangkalan menjual Rp. 16.500; (enam belas ribu lima ratus rupiah) sesuai SK Gubernur Lampung, No. G/195/B.IV/HK/2015, kepada Pengecer, atau warga masyarakat, namun ini seperti pengendalian harga sepihak, dengan harga Rp. 22000; (dua puluh dua ribu rupiah), bahkan sampai harga Rp. 25000; (dua puluh lima ribu rupiah).

Team Investigasi Newsbin mempertayakan kepada Supriyono, dan Supriyono mengatakan, “Saya memang menjual dengan harga Rp. 20.000; (dua puluh ribu rupiah)” ujarnya.

Namun Team Investigasi Newsbin melakukan Investigasi di lapangan, dengan meminta keterangan dari warga, ternyata mereka rata-rata membeli dengan harga bervariasi, ada yang Rp. 22.000; (dua puluh dua ribu rupiah), bahkan sampai Rp. 25.000: (dua puluh lima ribu rupiah), Supriyono juga menyampaikan, itu sudah toleransi, ataupun sudah dizinkan oleh PT. RATNA PESONA selaku Pimpinan dari Pangkalan Supriyono.

Ini sangat bertentangan dengan apa yang sudah diterapkan oleh Pemerintah, untuk membantu masyarakat miskin, kalau hal ini tetap dilanjutkan, berarti jelas, memberantas kemiskinan itu tidak merata, atau tebang pilih.

Masyarakat meminta kepada Pemerintah setempat atau pun Pemerintah Pusat, agar menindak tegas tentang marak nya pejualan Subsidi semau Papaku usaha, dan untuk segera menindak lanjuti apa yang sudah kami temukan terkait Pangkalan Supriyono yang sudah menjual tabung gas bersubsidi datas harga (HET).

Yang di khawatirkan kalau sampai hal ini diamkan, ataupun tidak ada tindakan tegas, masyarakat akan merasa terbebani dengan harga yang cukup tinggi, dan ini akan Team Investigasi Newsbin akan terus naikan berita tentang hal tersebut, sampai ada tindakan tegas, atau pun tinda lanjut dari Pertamina Kabupaten Lampung Tengah, ataupun Pemda setempat.

Team Investigasi Newsbin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here