DPRD Berisikukuh, Sarankan Untuk Di Tunda Pembayaran Proyek Multi Years Ke Tahun 2021

0
37
https://newsbin-online.com/wp-content/uploads/2020/06/Bhayangkara-ke-74.jpg

Buntok Newsbin.Com – Laksanakan rapat lanjutan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran Perubahan (KUAP) Prioritas Platfom Anggaran Sementara Perubahan (PPASP) APBDP TA 2020 antara DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Barsel. Newsbin, pada Selasa, 15/09/2020.

Supaya tetap terjaga Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) Tahun 2020 tetap seimbang (Balance), DPRD Kabupaten Barito Selatan sepakat untuk menunda pembayaran beberapa paket proyek Multi Years hingga tahun 2021. Usai rapat Ketua DPRD Barsel Ir. HM. Farid Yusran menjelaskan, penundaan pembayaran paket proyek berskema tahun jamak itu, adalah dikarenakan adanya defisiti anggaran sebesar Rp45,2 miliar dalam struktur APBD.

Besaran defisit anggaran tersebut, merupakan sisa dari jumlah total defisit APBD Barsel yaitu sebesar Rp83,3 miliar yang Rp38,1 miliarnya ditutup menggunakan utang dengan pihak ketiga, “Hasilnya sama seperti kemaren, ada defisit sebesar Rp83,3 miliar, kemudian ditutupi utang, kemudian ada sisa Rp45,2 miliar. Itu rencananya ditutup dengan penundaan pembayaran (Multi Years), sehingga APBD-nya balance,” Tuturnya.

Namun jelas Farid lagi, jumlah penundaan pembayaran tersebut merupakan hanya hitungan sementara, sebab masih menunggu sampai berakhirnya masa pekerjaan ketujuh paket proyek dimaksud, yakni hingga tanggal 31 Desember 2020 mendatang.

Pasalnya, berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, ada sebagian proyek yang dilaporkan sudah selelsai, sementara yang lainnya masih dalam tahap pekerjaan. Apabila nantinya ada pekerjaan yang ternyata tidak bisa terselesaikan hingga batas waktu yang ditentukan, maka jumlah defisit akan berkurang dari angka Rp45,2 miliar, “Angka ini tadi itu masih bersifat sementara, karena masih dihitung berapa yang sudah dibayar dan berapa realisasinya (pekerjaan) sampai 31 Desember,” Terangnya.

Kemudian lanjutnya, karena berdasarkan data yang disampaikan oleh eksekutif, selain pekerjaan tahun jamak rata-rata pembayarannya sudah terselesaikan, maka tidak ada pemangkasan anggaran yang dilakukan, “Karena menurut eksekutif tadi itu, rata-rata sudah selesai dan sudah dibayarkan. Kalau multi years, ada yang sudah selesai ada yang masih belum, yang belum ini kita tunggu sampai 31 Desember itu tadi,” Pungkasnya.

Usai rapat, Sekretaris Daerah (Sekda) Barsel selaku Ketua TAPD enggan memberikan keterangan apapun terkait masalah tersebut.

Herman S.

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here