Kata Munarman Soal Giat FPI Bantuan di Banjir Cipinang Melayu Dibubarkan TNI Polri

0
29

Newsbin.Com – Mantan Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman membenarkan pembubaran yang dilakukan TNI Polri terhadap relawan organisasi Front Persaudaraan Islam di kawasan banjir Cipinang Melayu, Jakarta Timur.”Benar,” katanya saat dikonfirmasi, Minggu (21/2).

Dia mengatakan, tim yang berada di lokasi merupakan anggota organisasi Front Persaudaraan Islam. Bukan Front Pembela Islam yang telah dibubarkan oleh pemerintah beberapa waktu lalu. Newsbin pada Senin 22/02/2021.

“Padahal tim kemanusiaan kami datang bawa bantuan, buka dapur umum, dan membawa tim evakuasi,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Makasar Kompol Saiful Anwar menyampaikan, petugas melakukan pembubaran lantaran atribut yang digunakan merupakan simbol-simbol organisasi terlarang Front Pembela Islam (FPI).

“Kemarin benar (dibubarkan), karena kan mereka itu ikut dengan memakai atribut FPI. Nah sedangkan sekarang segala kegiatan bentuknya FPI kan dilarang kan kita tahu sendiri. Sehingga saya sama Pak Danramil, Pak Kapolres dan Pak Dandim melarang mereka untuk ikut,” tutur Saiful saat dikonfirmasi.

Saiful menyebut, pihaknya sebenarnya tetap mempersilakan giat kemanusiaan itu dilangsungkan. Hanya saja tetap memperhatikan penggunaan atribut.

“Sudah kita sampaikan ya, kita imbau baik-baik kok agar benderanya, semuanya yang ada di situ kita suruh turunkan semuanya, kita pakai baju biasa saja,” jelas dia.

Ada sekitar 10 orang yang datang mengatasnamakan organisasi baru FPI itu. Adapun atribut atau pun simbol yang dilarang pemerintah tersebut terdapat di kaos, bendera, juga rompi.

“Apapun bentuknya kan yang namanya FPI, terus itu lambangnya sama, apanya sama, masa kita nggak ini (tertibkan). Nah ya, ini kan negara yang melarang segala bentuk kegiatan apapun,” Saiful menandaskan

Nur D.

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here