Lanjut Merapat Ke Bupati, Dan Kejari Lampung Timur Terkait Dugaan SDN & SMPN 4 Satap Di Desa Mekar Jaya, Jabung

0
83

Lampung Timur Newsbin.Com – Sekolah berkewajiban untuk mendidik anak menjadi anak-anak Bangsa agar menjadi pintar, mempunyai sopan santun, menghargai, dan beretika. Newsbin, pada Kamis, 22/04/2021.

Dalam pemahaman menghargai disini, bagaimana menghargai Lambang Negara (bendera) hasil dari perjuangan para Pahlawan yang menjadikan Negara Indonesia ini merdeka.

Tapi terkesan lain di sekolah SDN Mekar Jaya, yang sekaligus merangkap dengan SMPN 4 Satap ini, dengan adanya Bendera Sangsaka Merah Putih yang seperti tidak terawat, masih memberanikan diri untuk di kibarkan.

Sangat di sayangkan, dalam beberapa hal tersebut, Kepala Sekolah, Wiyono, S. Pd. sangat lah sulit di temui, baik otu di kediamannya mau pun di Sekolah, Newsbin berta Team Investigasi ingin konfirmasi, meminta Stedmen terkait beberapa hal yang menjadi Temuan.

Salah satunya dana BOS Afirmasi pada tahun 2019-2020 dalam pengadaan tablet yang diduga seharusnya sudah di guna kan oleh pihak Sekolah, dan ini belum sama sekali di gunakan.

Tablet pun ada yang di murid, dan di Guru Sekolah hanya ada berjumlah 13 saja yang juga terkumpul di salah satu Guru dari 25 tablet yang di belikan dari anggaran tahun 2019 tersebut. Dana BOS Afirmasi di tahun 2020 pun belum dikathui kejelasannya di gunakan sebagai apa, dan peruntukan apa.

Pada hari Selasa kemarin, (20-04) Kepala Sekolah, Wiyono, S. Pd. pun tidak ada di Sekolah bukankah kepala sekolah tersebut sebagai Guru yang lolos Sertifikasi yang memang seharusnya setiap hari di harus kan masuk apa bila tidak masuk harus ada surat keterangan kemana Kepala Sekolah ini mengadakan Dinas Luar (DL).

Terkait dengan Temuan tersebut, setelah 3 Media menaikan berita Online dari : Media buseronlinenews.com – radarjakarta.net – dan newsbin-online.com di sangah, di klarifikasi di salah satu Media TV. Wiyono, S. Pd. sebagai Kepala Sekolah mengatakan bahwa yang kami lakukan adalah membuat berita hoax atau bohong.

Sangat lucu bukan, dari pemberitaan yang sudah di tayangkan, Team punya data, dan Video hasil Investigasi di lapangan, bukan berita, dan Team bukan menyajikan berita hoax yang di katakan oleh Wiyono, S. Pd. di salah satu Media TV.

Dengan apa yang sudah Team Investigasi beritakan, semua bisa di pertanggung jawabkan, Team melakukan investigasi ketika mendapatkan Temuan diduga adanya perawatan Gedung Sekolah, dan tablet bantuan BOS Afirmasi 2019 belum sama sekali di gunakan.

Ketika Team lakukan konfirmasi ke salah satu Guru di kediamannya, hanya ada 13 saja yang lainya di Guru, dan di murid dengan naiknya berita di salah satu Media TV, Wiyono, S. Pd. juga mengatakan.

“Bahwa tablet lengkap, dan gedung pun sudah dibangunkan, dan bolong di atas gedung karena seng terbang akibat bencana alam anggin,” Ungkapnya di Media TV.

Dan kalau pun sudah di perbaiki kenapa masih bolong, seharus sudah bagus. Didalam bahasanya di Media TV, Wiyono, S. Pd. juga menyampaikan menyampaikan bahwa dia tidak terima di beritakan sudah melakukan mar up anggaran perawan. Akan tetapi kita bisa lihat di dana perawatan sekolah atau gedung nantinya.

Terkait masalah ini akan kami akan lakukan konfirmasi kepada Bupati, Kajari Tipikor Lampung Timur untuk meminta Stedmen terkait Temuan hasil Team melakukan Investigasi.

Sebagai informasi, seharusnya sebagai “Hak Jawab” dari beberapa hal yang tertuang tayang di dalam Publikasi tersebut dilakukan kepada Media-media terkait, apabila memang tidak sesuai dengan Publikasi nya, bukan di tayangkan di Media lain sebagai “Hak Jawab”.

Sampai luncurnya berita ini, Team Investigasi belum mendapatkan Stedmen dari Kepala Sekolah sebagai penanggung jawab Sekolah karena sulit untuk ditemui.

Bersambung..!!!

Trimo Riadi, Dan Team.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here