Pemerintah Kota Palangkaraya Putuskan Tidak Perpanjang PSBB

Palangka Raya Newsbin.Com – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) terkait pandemi Covid-19 di Kota Palangka Raya dilaksanakan sejak Senin 11 Mei 2020, hingga Minggu besok 24 Mei 2020. Sehubungan dengan hal tersebut, Pemko Palangka Raya Kalimantan Tengah, memutuskan untuk tidak memperpanjang PSBB. Newsbin, pada Sabtu, 23/05/2020.

Hal ini terungkap setelah selesai Rapat Evaluasi PSBB Kota Palangka Raya kemarin, Jum’at (22/05), dan Wakil Walikota, Hj. Umi Mastikah langsung menyampaikan hal ini seusai rapat.

“Setelah kita melakukan evaluasi maka PSBB diputuskan berakhir dalam satu tahapan dan selanjutnya akan dilanjutkan dengan Pembatasan Skala Kelurahan Humanis (PSKH).”

Setelah PSBB berakhir, Pemkot Palangkaraya akan fokus menangani wilayah yang dianggap jadi pusat pergerakan masyarakat seperti kawasan pasar, kelurahan zona merah, dan posko lintas batas wilayah.

Sementara itu, Ketua Harian Tim Gugus Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kota Palangkaraya, Emi Abriyani menambahkan, meski PSBB tidak diperpanjang, secara umum pelaksanaan protokol penanganan Covid-19 tetap dilaksanakan.

“Kita akan memperkuat patroli dan posko di wilayah rawan penyebaran Covid-19 termasuk di posko lintas batas. Aturan lain seperti jam operasional usaha, pembatasan sosial, pembatasan fisik dan lainnya tetap berlangsung hanya saja diterapkan secara humanis,” Kata Emi.

Selain itu, sejumlah posko cek poin yang dinilai kurang efektif akan digantikan dengan pola patroli keliling.

Namun untuk posko di lintas perbatasan wilayah, posko cek poin di Pasar Rajawali, Kahayan serta kelurahan zona merah akan diperkuat.

Masyarakat di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah ini pun diminta menaati seluruh anjuran dan arahan pemerintah serta selalu menerapkan protokol kesehatan.

Eman Supriyadi.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat