Beranda Daerah Presiden Bahas Tentang 4 Arahan Isentif Bagi Petani, Dan Nelayan Di Masa...

Presiden Bahas Tentang 4 Arahan Isentif Bagi Petani, Dan Nelayan Di Masa Pademi Covid-19

https://newsbin-online.com/wp-content/uploads/2020/06/Bhayangkara-ke-74.jpg

Jakarta Newsbin.Com – Presiden Jokowi saat memimpin Ratas melalui daring dari Istana Merdeka, Provinsi DKI Jakarta. Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin Rapat Terbatas (Ratas) mengenai insentif bagi petani dan nelayan dalam rangka menjaga ketersediaan bahan pokok melalui daring dari Istana Merdeka, Provinsi DKI Jakarta. Newsbin, pada Kamis, 28/05/2020.

Pada kesempatan ini, Presiden menyampaikan ada beberapa skema besar program yang bisa digunakan untuk membantu para petani dan nelayan di masa pandemi ini, sebagai berikut:

Pertama, melalui program jaring pengaman sosial. “Pastikan 2,7 (juta) petani dan buruh tani miskin dan 1 juta nelayan dan petambak harus masuk dalam program bantuan sosial yang kita adakan, baik itu berupa PKH, Bantuan Sosial Tunai, BLT Desa, Paket Sembako dan program gratis/subsidi listrik,” ujar Presiden Jokowi.

Tujuan utama dari skema program ini, menurut Presiden, adalah untuk meringankan beban biaya konsumsi rumah tangga dari keluarga-keluarga yang kurang mampu, termasuk di dalamnya adalah petani dan nelayan miskin. Kedua, melalui program subsidi bunga kredit. “Ini juga sudah kita putuskan, saya kira juga sudah berjalan,” imbuh Presiden.

Pemerintah, menurut Presiden, telah menyiapkan Rp34 triliun untuk merelaksasi pembayaran angsuran dan pemberian subsidi bunga kredit yang disalurkan lewat KUR, lewat Mekaar, lewat UMi, lewat Pegadaian, dan lewat perusahaan pembiayaan lainnya. “Pemberian angsuran dan subsidi pada penerima bantuan permodalan yang dilakukan oleh beberapa kementerian seperti LPMUKP (Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan), CPCL (Calon Petani Calon Lokasi), dan lain-lainnya entah itu dari KKP, dari Kementerian Pertanian saya kira juga ada,” ungkap Presiden.

Ketiga, pemberian stimulus untuk modal kerja. “Ini juga penting sekali bagi usaha pertanian, bagi usaha kelautan dan perikanan. Bagi petani dan nelayan yang bankable, penyalurannya melalui perluasan program KUR, ini bisa,” terang Presiden.

Menurut Presiden, yang tidak bankable, penyalurannya bisa lewat UMi, lewat Mekaar, dan skema program yang lainnya lewat kementerian. “Saya minta ini prosedurnya dipermudah, aksesnya dipermudah, prosedurnya juga sederhana, tidak berbelit-belit sehingga petani, nelayan, petambak kita bisa memperoleh dana-dana yang dibutuhkan,” kata Presiden.

Keempat, melalui instrumen bantuan non fiskal. “Melalui kebijakan kelancaran supply chain yang kita harapkan usaha pertanian dan perikanan ini bisa lebih baik, melalui ketersediaan bibit, pupuk, alat-alat produksi. Saya kira ini sudah kita berikan beberapa tahun yang lalu,” pungkas Presiden.

Red Newsbin.

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Polres Lebak Ringkus Komplotan Pencuri Kabel

Lebak Newsbin.Com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak Polda Banten berhasil meringkus pelaku spesialis pencurian kabel milik di PT Cemindo Gemilang...

PLT Asisten 1 Lantik Anggota BPD Desa Teluk Mesjid, Dan Desa Berangas Kecamatan Pulau Laut Timur

Kotabaru Newsbin.Com - Pelantikan Anggota BPD Desa Berangas dan Desa Teluk Mesjid Kecamatan Pulau Laut Timur, Kabupaten Kotabaru, Kalsel periode 2020-2026 oleh...

Polresta Tangerang Bikin Garis Jaga Jarak Motor Mirip MotoGP

Banten Newsbin.Com - Polresta Tangerang Polda Banten bekerja sama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tangerang membuat garis pembatas atau garis jaga jarak...

Lantik 201 Pejabat Esselon III, IV, Bupati Pesan Tingkatkan Kinerja, Dan Pelayanan Kepada Masyarakat Lebak

Lebak Newsbin.Com - Sebanyak 72 Pejabat Administrator (Esselon III) dan 129 Pengawas (Esselon IV) di Lingkungan Pemkab Lebak resmi diberhentikan, dan diangkat...
WhatsApp chat