Sungguh Naas, Siswi SDN Kutalanggeung 3 Diduga Diperkosa Oleh Kaka Kelasnya

0
802
https://newsbin-online.com/wp-content/uploads/2020/06/Bhayangkara-ke-74.jpg

Karawang Newsbin.Com – Seiring waktu berjalan, namun tidak berjalan sesuai dengan harapan, setiap orang tua manapun akan merasa hancur, kecewa, serta sangat terpukul dengan apa yang di alami oleh anak nya, ketika Perlakuan yang di dapat oleh buah hati mereka, adalah perlakuan yang sangat diluar dari seharusnya yang di dapatkan di wilayah didiknya. Newsbin, pada Kamis, 5 September 2019.

Perasaan seorang Ibu terhadap anaknya memang kuat, rasa kasih sayang pada anak membuat memperhatikan kebiasaan apa yang dilakukan, dan diucapkan anaknya.

Begitu pula yang di alami oleh Ibu MI (35th), Warga Kp. Naringgul, Desa Kutalanggeung, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang, Jabar, melihat kejanggalan kelakuan MI (8th) anaknya akhir-akhir ini.

Kejanggalan yang di lakukan oleh buah hatinya, seperti murung, sering melamun terutama disaat pada malam hari, perlakuannya sangat amat aneh, sehingga dengan dibantu neneknya Ibu MI (8th) yang merupakan Siswi Kelas 2 SDN Kutalanggeung 3, Desa Kutalanggeung, Kec. Tegalwaru Kab. Karawang, Jabar, ditanya dan diperiksa oleh Ibu MI.

Mereka terkejut apa yang dikatakan MI, sehingga mereka memeriksa sampai kemaluan MI, dan memang ditemukan kejanggalan, karena MI menuturkan telah mengalami pelecehan/pemerkosaan oleh yang bernama J (10th) yang merupakan Siswa Kelas 4 di SDN yang sama, atau bisa di sebut kakak kelasnya sendiri.

Langsung Orang Tua MI, pada hari Selasa, (2/09/19) ditemani pamannya, dan beberapa tetangga mendatangi pihak sekolah kemudian ke Kantor Desa untuk mengadukan semua hal yang sudah di alami oleh Putri kandungnya.

Ketika di konfirmasi Team Newsbin, Deny sebagai Wakil Kepala Desa Kutalanggeung, Kecamatan Tegalwaru Kab. Karawang, Jabar, mengatakan, “Iya pihak Desa mendapat pengaduan adanya dugaan pemerkosaan atau pelecehan seks dari warganya bahkan kasus ini telah dilaporkan ke polres karawang karena untuk visum dokter harus ada rekomendasi dari pihak kepolisian” ujrnya.

Tidak hanya itu, Team Newsbin pun lakukan konfirmasi ke Sekolah, kebetulan Kepala Sekolah tidak ada di tempat, yang ada hanya para pengajar, dan mereka mengatakan, “Iya, kami pihak sekolah kedatangan orang tua wali kelas murid atas nama MI, dan beberapa Masyarakat sekitar sekolah” kata Ibu Endah salah satu pengajar di sekolah tersebut.

“Tapi masuk akal nggak, masa lokasi kejadian di sekolah, sementara di sekolah ada pengajar, dan banyak siswa/i lain, masa tidak ada yang mengetahui, anak yang dituduh sudah ditanya tidak mengakui, dan si anak sekolah seperti biasa seolah tidak ada apa apa” tambahnya,

“Padahal jangan dulu ramai-ramai tunggu hasil visum dokter kepolisian, oleh apa penyebabnya, apa oleh anak kecil, orang dewasa apa sebab lain ?”, Maman sebagai pengajar di sekolah tersebut juga menambahkan.

Bersambung..!!!

Red Newsbin.

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here