Terkait Dengan Pengancaman Terhadap Wartawan, Dan LSM, FPII Sumbar Akan Polisikan Wali Nagari Pasar Lama Air haji

0
83

Sumbar Newsbin.Com – Kasus pengancaman terhadap wartawan danLSM kembali terulang dan ini terjadi di nagari pasar lama air haji kecamatan linggo sari baganti kabupaten pesisir selatan provinsi sumatera barat pada hari selasa lalu, (1/6). Newsbin, pada Sabtu, 5 Juni 2021.

Bermula dari saat salah satu Wartawan online, dan LSM yang ingin melakukan konfirmasi terkait adanya pembangunan Sutet (Saluran Udara Tegangan Extra Tinggi) kepada salah satu Wali Nagari yang di wilayah tersebut terkena jalur lintasan sutet tersebut.

Saat Awak Media coba konfirmasi, dan telepon kepada Wali Nagari Pasar Lama Air Haji yang berinisial “HI” Sabtu (5/6), Beliau tidak mau menjawab telepon dari Awak Media untuk memberikan Stetment terkait dugaan pengancaman yang di lakukanya kepada Wartawan, dan LSM.

Kemudian Awak Media konfirmasi juga kepada Pak Busrasol Kasi Pemerintahan di Kantor Camat Linggo Sari Baganti, dan mengatakan, “Kami akan segera menyampaikan kasus ini kepada Bapak Camat Linggo Sari Baganti, dan kita coba nantinya untuk memanggil Wali Nagari tersebut,” Ungkap Busrasol

Robi sekertaris FPII (Forum Pers Independent Indonesia) Korwil Kabupaten Pesisir Selatan Sumbar mengatakan akan mendampingi Wartawan, dan LSM tersebut membuat pengaduan ke Polres Pesisir Selatan bila dibutuhkan karena ini sudah merupakan pelecehan terhadap Profesi Jurnalis.

Terpisah Soni, SH Dewan Pengawas FPII wilayah Sumbar menjelaskan kepada Newsbin bahwa kita siap akan mengawal kasus ini sampai ke ranah hukum terkait adanya laporan pengancaman seorang Wali Nagari kepada Wartawan, dan LSM ke organisasi Pers FPII di Kabupaten Pesisir Selatan.

“Pantasnya sebagai Pejabat Nagari Tertingi harusnya memahami tentang UU No.40 Tahun 1999 pada pasal 18 tentang Pers, bahwa menghalangi tugas jurnalis dapat di pidanakan selama dua tahun penjara, dan denda Rp. 500 juta,” Terang soni

“Karena dalam rekaman yang di kirimkan wartawan, dan LSM yang di ancam tersebut jelas bahwa Wali Nagari tersebut mengatakan, ‘Sudahlah, berangkat waang dari siko’ beko den kampak kapalo tu,” Sambil memukulkan kampak ke meja.

Sampai berita ini terbit wali nagari pasar lama air haji masih belum dapat di hubungi karena telepon awak media sampai saat ini tidak di angkat oleh wali nagari tersebut untuk konfirmasi terkait permasalahan tersebut.

Bersambung..!!!

Red Newsbin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here