Yayasan Dan Ponpes Binaan DPW LDII Kalsel Ikuti Peluncuran Platform Pendidikan Karakter Melalui Daring

0
123

Banjarmasin Newsbin. Com – Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPW LDII) Provinsi Kalimantan Selatan ikuti Paluncuran Platform pendidikan karakter yang di adakan secara Daring oleh DPP LDII langsung dari Studio Sekretariat di Senayan Jakarta, diikuti sebanyak 514 studio terdiri dari Yayasan Sekolah dan Pondok pesantren binaan LDII di seluruh Nusantara. Newsbin pada Rabu 25/11/2020.

Ketua DPW LDII Kalimantan Selatan, H. Dedi Supriatna, S.Pd, MT yang sebelumnya sudah menyerukan kepada seluruh Pimpinan Yayasan dan Pondok pesantren berhasil mengikutsertakan 7 titik Studio mini yang terdiri dari Pengurus Yayasan dan pengurus Pondok Pesantren di beberapa wilayah diantaranya Banjarmasin, Banjarbaru,
Playhari, Amuntai, Tanjung, Batulicin dan Kotabaru.

Ucapkan syukur disampaikan H. Dedi disela acara di Studio Sekretariat DPW LDII, Komp. Masjid Almuhajirin, Jl. Pramuka, Pembina IV Banjarmasi. “Alhamdulillah, dengan diluncurkannya platform ini adaptasi teknologi digital membuat batasan jarak dan waktu relatif bukan lagi jadi halangan. Kita makin optimis menyiapkan generasi penerus kita menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Ketua Umum DPP LDII Ir. H. Chriswanto Santoso, M.Sc mengatakan, pondokkarakter.com merupakan digitalisasi bidang pendidikan dari delapan bidang pengabdian LDII yang terdiri dari: Kebangsaan, Dakwah, Pendidikan, Energi Terbarukan, Kesehatan, Ekonomi Syariah, Pertanian, Lingkungan Hidup, dan Teknologi.

Lain daripada itu pembentukan karakter juga merupakan proses panjang, yang targetnya adalah pada tahun 2045 cita-cita mengenai Indonesia Emas bisa terwujud.

“Pondokkarakter.com merupakan kontribusi LDII untuk bangsa, yang menyasar kepada subjek pendidikan bukan pada objek atau siswa,” Jelas Chriswanto

“Kami berusaha memadukan kebangsaan dan religiusitas dalam http://pondokkarakter.com. Bedanya, selain fokus kepada pembentukan karakter, platform e-pendidikan ini menyasar kepada subjek atau penyelenggara pendidikan bukan kepada siswa atau anak,” ujar Chrisiwanto menambahkan

Dalam acara tersebut dibuka pula enam seminar secara bersamaan yang membahas mengenai fungsi guru, pamong, tenaga pendidikan, kepala sekolah, orangtua, dan pengelola yayasan dalam membangun karakter.

Ogeng. Kabiro Bjm
Run. Kaperwil
Rzq. Wakaperwil

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here